SuarIndonesia – Pemprov Kalsel masih melengkapi data atlet peraih medali ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralympic Nasional (Perparnas) 2024. Data atlet peraih medali cukup penting.
Berkaitan dengan pemberian bonus. Sebagai gambaran, pada PON sebelumnya, bonus untuk peraih emas perorangan mencapai Rp300 juta, dan Rp 350 juta untuk tim beregu.
Peraih perak mendapat Rp 150 juta (perorangan) dan Rp 200 juta (beregu), serta Rp 75 juta hingga Rp 100 juta untuk perunggu.
Pemerintah Provinsi Kalsel tegas dengan komitmennya untuk memberikan apresiasi nyata berupa bonus uang tunai yang besarannya tak main-main.
Pemerintah memastikan bonus bagi peraih medali akan cair sebelum April 2025 berakhir.
“Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tak hanya memberi tepuk tangan, tapi juga penghargaan setimpal bagi para pejuang di arena olahraga,” papar Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel, Fitri Hernadi, pada Rabu (9/4/2025).
Menurut Fitri, anggaran sudah disiapkan, tinggal menunggu legalitas dan data valid. Targetnya pencairan bonus sebelum memasuki Mei 2025.
“Pencairan tinggal menunggu kelengkapan administrasi serta data resmi dari KONI dan NPC (nasional paralympic comite),” imbuhnya.
Kabar baik juga datang bagi atlet Peparnas. Tak hanya datanya sudah lengkap lebih dulu, besaran bonus mereka pun akan ditingkatkan dari sebelumnya.
Ini menjadi bentuk kesetaraan dan penghargaan penuh atas kerja keras para pahlawan olahraga Banua.
Bonus ini menjadi angin segar bagi masa depan olahraga Kalimantan Selatan dan motivasi bagi generasi atlet selanjutnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















