DAMPAK PEMINDAHAN IKN Baru, Dibahas di Muskomwil V Apeksi

- Penulis

Selasa, 26 November 2019 - 21:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemindahan ibukota negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur tepatnya di Kabupaten Kutai Kertanegara dan sebagian Penajam Paser Utara tentu akan berdampak bagi Kabupaten dan Kota se Kalimantan.

Dampak ini lah yang bakal dibahas oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) melalui Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) V di Banjarmasin, Selasa 26/11/2019.

Ketua Apeksi Komisariat Wilayah V Kalimantan, H Ibnu Sina mengatakan meskipun jarak terdekat dengan wilayah yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai ibukota negara yang baru yaitu Balikpapan. Namun semua kota di Kalimantan tentunya akan tetap mengalami dampak dari pemindahan ibukota tersebut.

“Sebut saja Banjarmasin, meski letaknya tak sedekat dengan Balikpapan, tetapi sebagai bandar perdagangan tertua di negeri ini, tentu Banjarmasin turut terkena dampaknya. Kita akan mempersiapkan sejak dini sebagai penyangga dari ibukota baru nantinya,” kata Ibnu Sina yang juga sebagai walikota Banjarmasin di sela Muskomwil V Apeksi.

Ibnu Sina meyakini secara ekonomi kota-kota yang terdampak oleh pemindahan Ibukota Negara yang baru ini, khususnya Kota Banjarmasin akan tumbuh meningkat karena bagaimanapun tentu dari segi RPJMN dan RPJMD semuanya akan berubah ketika regulasi tersebut dimulai.

“Banjarmasin ini nantinya akan seperti kota Bandung ketika ibukota Jakarta sudah mulai berpindah ke Kutai dan PPU. Apalagi pintu gerbang ekonomi di Kalimantan itu adalah Banjarmasin,” ucapnya.

Ibnu menyebut hal itu dapat dibuktikan dari kondisi bongkar muat barang dagangan di Pelabuhan Trisakti, pelabuhan terbesar di kota Banjarmasin itu menjadi pelabuhan dengan aktivitas terpadat nomor 2 setelah Surabaya.

“Terbukti kan dari Trisakti, kita nomor 2 di Indonesia, hanya kalah dengan Surabaya. Artinya pintu masuk ekonomi Kalimantan itu ada di Banjarmasin,” bebernya.

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

Sementara itu, Ketua Apeksi Pusat, Airin Rahmy Diani, diwakili oleh Wakil Apeksi bidang ekonomi yang juga menjabat sebagai walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengungkapkan dampak pemindahan ibukota tersebut tentunya akan mempengaruhi pembangunan infrstruktur, aspek sosial serta kondisi lingkungan bagi wilayah yang berbatasan langsung dengan lokasi ibukota baru.

“Kami harapkan nantinya ibukota baru akan tumbuh dengan pesat bersinergi dan mampu berkolaborasi dengan kota-kota yang dekat dengan kawasan ini,” ungkapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor yang diwakili oleh Staf Ahli bidang Pemerintahan dan Politik, Gusti Syahyar menjelaskan terdapat dua wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang berbatasan langsung dengan ibukota Negara yang baru yakni Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Tanah Bumbu.

“Tentu kami akan persiapkan sejak dini terkhusus untuk dua wilayah ini karena berbatasan langsung dengan lokasi ibukota negara yang baru,” jelasnya.

“KIta optimis Apeksi ini akan mendorong pertumbuhan kerjasama antar daerah semakin membaik, baik di bidang perdagangan maupun di bidang pelayanan publik,” Syahyar melanjutkan.

Muskomwil V Apeksi ke IX tersebut juga disertai dengan serah terima jabatan (Sertijab) Ketua Muskomwil V dari ketua terdahulu adalah H Ibnu Sina yang merupakan walikota Banjarmasin kepada Khairul selaku Walikota Tarakan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca