CUMA 9 PERSEN Pekerja Informal di Banjarmasin Tersentuh BPJS Ketenagakerjaan

- Penulis

Jumat, 27 Mei 2022 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Baru sembilan persen pekerja informal yang ada di Kota Banjarmasin yang tercover oleh program jaminan sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 110 tahun 2021 tentang jaminan sosial ketenagakerjaan di Hotel Mercure, Banjarmasin, Rabu (25/05/2022).

Padahal, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Banjarmasin, Bunyamin Najmi, menjelaskan yang namanya tenaga kerja itu tidak melihat status.

Mau itu jenis kerjanya kontrak, pekerja lepas atau freelance dan sebagainya. Karena itu, Najmi mengimbau, perusahaan mesti tetap memberikan atau membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaannya.

Baca Juga :

BPJS KESEHATAN Jadi Syarat Utama Layanan Publik, Ombudsman Minta Tingkatkan Layanannya

“Dari dulu hingga kini, angka pekerja formal yang baru terakomodir itu baru 40 persen. Sedangkan pekerja di sektor informal, itu baru menyentuh angka sembilan persen,” jelasnya.

Ia menargetkan sebanyak mungkin pekerja atau karyawan yang ada di Kota Banjarmasin ini untuk bisa masuk ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena ini sudah menjadi Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 yang menginginkan agar pekerja di seluruh sektor agar terlindungi,” tekannya.

Lantas, upaya apa yang dilakukan pihaknya untuk meningkatkan angka persentase itu? Khususnya, bagi pekerja informal.

CUMA 9 PERSEN Pekerja Informal di Banjarmasin Tersentuh BPJS Ketenagakerjaan -2

Najmi membeberkan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) dan institusi terkait. Khususnya, dalam hal sosialisasi langsung.

“Kami juga menggandeng Disperdagin. Seperti para pedagang-pedagang di pasar itu. Mereka juga mesti diakomodir untuk jaminan sosialnya,” tukasnya.

“Mereka harus tahu, bahwa di samping bekerja, harus memikirkan risiko-risikonya. Seperti soal perlindungan atau jaminan di hari tua,” pungkasnya.

Baca Juga :   DIBAHAS DPRD Balangan Perubahan APBD 2026

Tidak sampai di situ, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, sosialisasi itu penting. Tujuannya untuk memberikan perlindungan bagi para tenaga kerja di sektor formal maupun informal.

“Salah satunya, agar mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Karena ini sangat bermanfaat, juga menjadi perlindungan ketika terjadi musibah, hingga jaminan perlindungan di hari tua,” ucapnya usai membuka acara sosialisasi tersebut.

Ibnu mengungkapkan, di Kota Banjarmasin sendiri baru tercover sebanyak 40 persen saja. Padahal semestinya, angka tenaga kerja yang tercover bisa lebih banyak dari itu.

“Ini kewajiban kita. Kami mengimbau kepada perusahaan-perusahaan di Banjarmasin, untuk memberikan hak tenaga kerja melalui Asuransi BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut diutarakannya lantaran mengingat masih adanya laporan bahwa ada tenaga kerja yang belum diasuransikan.

Lantas bagaimana dengan perusahaan yang tidak memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan itu kepada karyawannya?

Terkait hal itu, Ibnu mengatakan bahwa hal tersebut sudah diatur dalam perundang-undangan. Termasuk sanksi terhadap perusahaan yang abai atau sengaja tidak memberikan jaminan sosial tersebut.

“Sanksi yang diberikan sesuai dengan aturan perundang-undangan,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOMEN HUT ke-81 TNI, Kapolsek Banjarmasin Tengah dan Barat Sambangi Koramil Bawa Tumpeng
IWAN AFLANIE Dilantik sebagai Rektor ULM
POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat
SOSOK BAYI Gegerkan Cempaka Raya, Dibuang Sang Ibu Tergeletak di Depan Rumah Warga
PENJAGA MALAM Kaget Rekannya Tak Bernyawa di Kelayan A
KORBAN KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi Paling Banyak asal Jatim
LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng
HANURA KALSEL Lantik Tiga Ketua DPC, Harus Mampu Membesarkan Partai dengan Menghadirkan Solusi Nyata

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43

KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:21

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:48

MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:25

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:08

SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom

Berita Terbaru

Pencarian orang utan terdampak karhutla. (Foto: HO-BKSDA Kalteng)

Kalteng

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet

Senin, 5 Okt 2026 - 23:50

Rektor Terpilih ULM periode 2026-2030, Iwan Aflanie, memberikan keterangan kepada media usai penetapan hasil pemilihan rektor, Jumat (2/10/2026). (Foto: HO-ULM)

Kalsel

IWAN AFLANIE Dilantik sebagai Rektor ULM

Senin, 5 Okt 2026 - 19:53

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca