Cetak Sejarah, PKS Klaim Posisi Pertama di Kalsel

- Penulis

Senin, 22 April 2019 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Meski belum dirampungkan KPU Kalsel, hasil sementara real count, tetapi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil mencetak sejarah, karena akan masuk posisi pertama disusul Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerindra.

Pembina DPW PKS Kalsel, H Ibnu Sina mengaitkan hasil perolehan suara itu timbul dengan sendirinya karena efek ekor jas (coat-tail effect) kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Bumi Lambung Mangkurat.

Bahkan sebagai perbandingan, perolehan suara PKS pada pemilu kali ini diprediksi naik secara signifikan dibandingkan lima tahun lalu yang posisinya hanya 5 besar di Kalsel.

‘’Memang dari hitung cepat yang dilakukan internal PKS, hasilnya cukup memuaskan dengan peningkatan suara dibandingkan Pemilu 2019 lalu,” ucap mantan anggota DPRD Kalsel yang kini menjadi Walikota Banjarmasin ini.

Namun, ujar Ibnu memilih sedikit bicara terkait keterwakilan kader PKS untuk duduk di bangku parlemen maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Selain PKS, menurut Ibnu partai yang juga mendapatkan efek ekor jas, yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat.

Baca Juga :   DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih

Bahkan, kemenangan Paslon nomor urut 02 di Kalsel, dinilai ikut mempengaruhi lonjakan suara Parpol pengusung Prabowo-Sandi.

Ibnu mengatakan PKS menargetkan bisa menjadi partai ketiga terbesar. Ia mengatakan yang mendongkrak perolehan suara adalah kerja keras para kader PKS di 13 kabupaten/kota.
“Parpol memiliki basisnya masing masing. Peta demokrasi ini membuat PKS di posisi ketiga,” katanya.

PKS, bagi Ibnu masih akan terus menunggu selesai hingga penghitungan manual selesai dilakukan.

Sebab, KPU bakal melakukan perhitungan suara manual dan berjenjang dari tingkat kecamatan hingga nasional untuk melakukan penetapan pemilu.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KENANGAN Haris Makkie pada Almahum H Rudy Ariffin, Sempat Membahas soal Perkembangan Pembangunan Kalsel

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca