SuarIndonesia Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan program transportasi publik Buy The Service (BTS) dan Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula.
Dukungan ini mencakup kesiapan alokasi anggaran pada APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi dan perencanaan lanjutan pengelolaan transportasi publik yang digelar di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (21/5/2026).
Rapat tersebut berfokus pada kesiapan program, rencana pengembangan koridor rute baru, dan skema pembiayaan.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, mengklarifikasi isu terkait armada bus yang dinilai terbengkalai di terminal.
Dirinya menegaskan bahwa operasional bus tidak mangkrak, melainkan sedang dalam proses administrasi dan penyesuaian regulasi dari Dinas Perhubungan.
”Tadi sudah dijelaskan oleh Dinas Perhubungan bahwa mereka masih menunggu proses dan perhitungan. Bus itu hanya ditempatkan sementara di terminal sambil menunggu tahapan selanjutnya,” ujar Mustaqimah.
Saat ini, pemerintah sedang melakukan transisi skema layanan transportasi dari BRT menuju BTS.
Mustaqimah juga menyebut perpindahan sistem ini murni terkendala masalah regulasi yang masih berproses, mengingat transportasi publik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat, Komisi III berkomitmen untuk mengawal kelancaran program ini agar pelayanan di kawasan Banjarbakula semakin optimal.
Lanjutnya komitmen anggaran untuk program ini nantinya akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi.
”Tadi juga sudah dibahas dan nanti akan kami sampaikan ketika pembahasan di Badan Anggaran (Banggar),” pungkasnya. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















