CEMBURU Soal Istri dan Utang Motif Pembunuhan di PHM Noor

CEMBURU Soal Istri dan Utang Motif Pembunuhan di PHM Noor

SuarIndonesia – Motif pembunuhan terhadap Pardiansyah (25), berawal dari tersangka M Rifani alias Fani (37), yang mengaku cemburu lantaran korban sering menghubungi istrinya.

Selain itu soal utang kakak korban kepada tersangka sebanyak Rp2 juta.

Itulah pengakuan tersangka saat gelar kasunya di Mapolsekta Banjarmasin Barat, Senin (19/7/2021).

Tersangka warga Jalan Manunggal Rt. 08 Desa Tinggiran Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Anggota telah menyita barang bukti satu bilah sajam lengkap, satu unit sepeda motor Honda.

Diketahui, korban Pardiansyah, seorang karyawan DML Dockyard di Jalan Ir. PHM Noor RT 03 RW 41 Banjarmasin Barat.

Tempat tinggalnya di Jalan Sungai Tinggiran 2 Kelurahan Tamban Kabupaten Batola, dan orban mengalami luka tikaman di bagian dada.

“Saya cemburu lantaran istri saya sering di hubungi korban.

Selain ada bicarakan soal utang kakak korban kepada saya,

Memang waktu itu saya bersama seorang teman mendatangi tempat kerjanua,” ungkap tersangka.

Dirinya sebenarnya tak ada niat menusuk apalagi menghabisi nyawa korban pada kejadian Kamis (15/7/2021).

“Sebenarnya saya hanya ingin bicara, tapi korban mengambil kayu dan memukul saya terlebih dulu, dan pisau yang dibawa langsung ditusukkan,” tambahnya.

Melihat korban sudah tak berdaya, lantasĀ  bersama teman yang menunggu di atas sepeda motor langsung kabur.

Sedangkan korban dilarikan warga ke Rumah Sakit (RS) Suaka Insan Banjarmasin, dan akhirnya meninggal dunia.

Kasus, yang terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, cepat terungkap dengan meringkus pelakunya saat berada di Jalan A Yani Km 3 Banjarmasin Timur,. Kamis (15/7/2021) malam, sekitar pukul 22.30 WITA.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Faisal Rahman SIk didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Agustian Ginting SE MM, saat ditemui sejumlah media, mengatakan, tersangka akan dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 351 ayat 3 JO 338 KUHP. Dan anggota masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (DO)

 594 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: