CEGAH RADIKALISME, Sosialisasi Pancasila Sasar Kaum Emak-emak

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosrev) di Desa Sungai Paring, Kecamatan Kandangan, kelompok emak-emak  menjadi sasaran utama, Jumat (24/10/2025) (SuarIndonesia/Ist)

Sosrev) di Desa Sungai Paring, Kecamatan Kandangan, kelompok emak-emak menjadi sasaran utama, Jumat (24/10/2025) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Upaya merevitalisasi nilai-nilai Pancasila tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi kini difokuskan pada unit terkecil masyarakat: keluarga.

Dalam kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) di Desa Sungai Paring, Kecamatan Kandangan, kelompok emak-emak (ibu-ibu) menjadi sasaran utama, Jumat (24/10/2025).

Langkah strategis ini diambil karena emak-emak dianggap sebagai pondasi pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak dan penguatan ketahanan keluarga.

Kapolsek Kandangan, I Putu Suadirka, yang hadir sebagai narasumber, mengapresiasi pendekatan ini.

Menurutnya, penanaman ideologi bangsa idealnya dimulai sejak dini, dan keluarga adalah sekolah pertamanya.

“Revitalisasi dan aktualisasi ini seharusnya sudah ditanamkan sejak kecil, sejak anak-anak sekolah, untuk menumbuhkan rasa kenegaraan.

Kalau dari kecil tidak diberikan pemahaman tentang ideologi Pancasila, nanti mudah dimasuki pengaruh lain,” ujar I Putu Suadirka.

Ia menilai, program yang menyasar langsung kelompok ibu-ibu dengan diskusi interaktif ini sangat “mengena” atau tepat sasaran.

Pendekatan ini memungkinkan nilai-nilai kebangsaan disampaikan secara efektif untuk kemudian diaplikasikan dalam kehidupan nyata di rumah.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, SM, yang menggagas kegiatan, juga menekankan pentingnya aplikasi praktis Pancasila di tengah keluarga.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Ia mencontohkan pengamalan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, yang tercermin dari sikap toleransi dan antusiasme masyarakat dalam kegiatan keagamaan.

“Tadi kita sama-sama menggali dari ibu-ibu tentang nilai-nilai Pancasila yang berketuhanan.

Alhamdulillah, di HSS ini masyarakat sangat antusias, terutama dalam kegiatan-kegiatan pengajian,” kata H. Kartoyo.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penanaman nilai ini di dalam keluarga berfungsi sebagai benteng utama.

“Nilai-nilai Pancasila perlu diaplikasikan, untuk membentengi jangan sampai ada ideologi-ideologi yang kurang pas dengan kebudayaan kita, misalkan radikalisme.

Jadi sudah terbentengi karena memang nilai-nilai Pancasila ini membentengi dalam kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya.

Kegiatan Sosrev diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat ideologis (revitalisasi) dan mendorong penerapan nyata (aktualisasi) Pancasila, yang dimulai dari keteladanan seorang ibu kepada anggota keluarganya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca