SuarIndonesia – Dalam setahun sudah kali kedua musibah banjir terjadi di Kalsel, tentunya menjadi catatan penting Pemerintah Provinsi dan daerah untuk menanggulangi.
Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan bersama Pemprov Kalsel akan berupaya menangani permasalahan banjir dengan koordinasi dan sinergitas bersama agar terjalin dengan baik.
“Kita akan berkolaborasi dengan pihak terkait dan mengatasi secara dini bagaimana banjir ini tidak terulang kembali, tahun 2022 mendatang,” ujarnya Selasa (14/12/2021).
Dirinya tidak menginginkan kemungkinan terburuk terjadi di Banjarmasin yang menjadi Ibu Kota Kalsel, jika air pasang rob naik terjadi terus menerus memungkinkan “Kota Seribu Sungai” ini tenggelam.
Menyusul ujarnya saat ini banyak bangunan yang menutupi sungai sungai, sehingga perlu dibuatkan kembali kanal kanal saluran air.
“Sungai besar maupun anak sungai perlu kita aktifkan kembali,” ucapnya.

Menurut Supian HK, diperlukan kolaborasi bersama stakeholder terkait baik di pemerintah, warga dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta peran pers sebagai media edukasi dan informasi.
“Masyarakat jangan serampangan dalam membangun rumah, dan sebaiknya membuat rumah panggung,”imbuhnya
Supian HK juga mengharapkan adanya regulasi yang baik mengenai lingkungan, sebagai upaya pengendalian banjir.
Selain itu, virus covid 19 di Kalsel yang mulai terkendali melihat trend kasus mengalami penurunan dengan harapan di tahun depan bisa mencapai 0 kasus.
“Semoga di tahun 2022, Covid-19 melandai dan musibah banjir tidak terulang lagi,” harapnya. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















