SuarIndonesia – Program mensejahterakan masyarakat melalui bidang kesehatan menjadi bagian prioritas pembangunan dengan pemberian imunisasi, ini satu di antaranya.
Dari imunisasi yang diberikan diharapkan timbul dan meningkatnya kekebalan tubuh terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang dapat mencegah dampak fatal terserang penyakit.
Namun tantangan untuk melaksanakannya tidak selalu mudah diatasi termasuk soal izin dari orang tua atau keluarga yang biasanya khawatir karena belum memahami benar manfaat imunisasi.
Seperti diakui Yani seorang ibu di Kelurahan Sungai Miai Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan (KalseI yang sempat tidak setuju pada program imunisasi.
Bamun dengan pengertian yang diberikan oleh petugas juga suaminya program imunisasi ia ikuti untuk anak-anaknya.
“Awalnya saya kurang setuju, karena khawatir pada dampak setelah imunisasi, saya khawatir anak saya panas dan rewel,” kata Yuli menjelaskan alasannya.
“Suami saya memberi pengertian dan memberi gambaran pada saya tentang imunisasi sampai saya mengerti.
Lalu demi masa depan anak, kesehatan mereka , kami sepakat anak diberi imunisasi,” sambung Yani.
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencatat capaian Imunisasi Dasar Lengkap atau IDL tahun 2022 mencapai 87, 6 persen.
Dua tahun terjadinya pandemi Covid-19 memberi pengaruh pada hasil capaian target dan menjadi tantangan untuk lebih menggencarkan program imunisasi.
Di tahun 2023 target IDL nasional 2023 sebesar 100 persen.
Di tahun ini pentingnya pemberian imunisasi diperingati mulai 4 hingga 11 Mei bertujuan di antaranya selain meningkatkan pemahaman warga.
Juga menambah energi dan semangat para Garda depan kesehatan untuk melaksanakan tugas mulianya menguatkan kesehatan anak bangsa.
Dukungan dari semua pihak untuk tercapainya target ini sangat diperlukan termasuk dari lingkungan keluarga.
Sebagaimana pemetaan terhadap tantangan atau kendala pelaksanaan program yang dilakukan Dinas Kesehatan.
Ditemukan sejumlah poin yang perlu ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat.
Seperti terhadap tiga hal utama yakni, Pertama tentang kesadaran masyarakat yang kurang tentang pentingnya imunisasi.
Kedua berita hoax tentang imunisasi dan yang ketiga adalah masih adanya masyarakat yang menolak imunisasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr. M. Ramadhan. SE. ME. Ak.,CA menyebut sejumlah langkah dilakukan untuk menyikapi sejumlah persoalan yang menjadi kendala pelaksanaan program imunisasi di Banjarmasin.
Termasuk pertemuan lintas sektor dan program dengan melibatkan MUI, Dewan Kelurahan, Kemenag, tokoh masyarakat, penyuluh agama, Dinas Pendidikan, Tim Penggerak PKK , kader kesehatan puskesmas dan potensi lainnya.
Lebih lanjut Ramadhan menjelaskan pihak pemerintah dalam hal ini jajaran kesehatan pun gencar melakukan sosialisasi berjenjang serta lintas sektor.
Seperti merancang program imunisasi di sekolah di mana Dinas Kesehatan bekerjasama dengan MUI, Dinas Pendidikan Kota dan Kemenag Kota Banjarmasin serta Puskesmas berkoordinasi dengan sekolah yakni SD dan MI dalam setiap rencana pelaksanaan BIAS atau Bulan Imunisasi Anak Sekolah.
Selain itu sosialisasi juga dilakukan dengan baliho, spanduk, podcast dinkes.
Imunisasi adalah upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau (PD3I).
Sehingga orang yang terkena penyakit tidak cacat atau sakit ringan saja. dr Bandiyah Ma’rifah menjelaskan secara garis besar.
Imunisasi terdiri dari beberapa jenis yakni
A. Imunisasi rutin, ini adalah imunisasi dasar (bagi bayi) dan lanjutan seperti (baduta, bias dan wus. Mulai umur 0 s.d 39 tahun
B.Imunisasi tambahan, yakni – pin – crash program (imunisasi kejar) – dan lain lain serta
C. Imunisasi khusus – imunisasi jemaah haji dan lain-lain.
“ Dengan kesadaran memberi imunisasi diharapkan dapat mencegah terjadinya wabah atau Kejadian Luar Biasa merebaknya kembali penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti polio, pertusis, difteri dan lainnya yang bisa menyebabkan kecacatan bahkan kematian,” kata Ramadhan. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















