CAPAIAN Bersejarah 12.700 Guru Kaltim Ikuti PPG 2025

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 20:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen Ferry Maulana Putra saat Lokakarya Pendidikan bersama Komisi X DPR RI dan perwakilan guru se-Kaltim di Samarinda, Kamis (20/11/2025). (Foto: ANTARA/A Rifandi)

Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen Ferry Maulana Putra saat Lokakarya Pendidikan bersama Komisi X DPR RI dan perwakilan guru se-Kaltim di Samarinda, Kamis (20/11/2025). (Foto: ANTARA/A Rifandi)

SuarIndonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat capaian dengan keikutsertaan 12.700 guru asal Kalimantan Timur dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahun ini.

“Tahun ini, 12.700-an guru di Kalimantan Timur telah mengikuti PPG yang merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah,” kata Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen Ferry Maulana Putra saat Lokakarya Pendidikan bersama Komisi X DPR RI dan perwakilan guru se-Kaltim di Samarinda, Kamis (20/11/2025).

Ferry berharap, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di wilayah ini kelak dapat tercukupi sepenuhnya oleh lulusan dari daerah sendiri tanpa harus mendatangkan sumber daya dari luar.

Pihaknya terus mempersiapkan program studi yang relevan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) setempat untuk mendukung kemandirian penyediaan guru berkualitas tersebut.PPG 2025

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, data nasional menunjukkan masih terdapat 1,6 juta guru di IndonePPGPPG 2025 2025sia yang belum mengantongi sertifikat pendidik.

Mekanisme pendidikan profesi model lama memiliki keterbatasan kuota maksimal hanya 80.000 hingga 100.000 peserta per tahun secara nasional akibat kendala biaya tinggi.

Kendala lain yang sebelumnya dihadapi guru adalah keterbatasan bidang studi di kampus terdekat yang memaksa mereka harus meninggalkan keluarga untuk menempuh pendidikan di luar daerah.

Namun, berkat dukungan berbagai pihak termasuk Komisi X DPR RI, sebanyak 600.000 guru di seluruh Indonesia berhasil menyelesaikan proses sertifikasi pada akhir 2024.

Model pendidikan profesi bagi guru tertentu atau dalam jabatan yang diterapkan saat ini dinilai lebih cepat dan efisien sehingga mampu menjangkau pendidik hingga ke seluruh pelosok negeri.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Pemerintah berkomitmen menuntaskan amanah sertifikasi bagi sisa satu juta guru yang belum tersentuh PPG pada 2025.

Dari angka sisa tersebut, sekitar 200.000 guru tercatat belum memiliki kualifikasi strata-1 (S1) sehingga diwajibkan menempuh pendidikan akademik terlebih dahulu sebelum sertifikasi.

Sisa target prioritas yang harus diselesaikan oleh kementerian kini berjumlah 800.000 tenaga pendidik yang sudah memenuhi kualifikasi akademik.

Hingga pengujung tahun ini, lebih dari 700.000 orang telah berpartisipasi aktif dalam program pendidikan profesi guru dalam jabatan.

“Saat ini masih terdapat sekitar 100.000 guru yang belum mendaftar dan sedang diupayakan secara intensif agar segera terjangkau oleh sistem pendidikan,” ungkap Ferry seperti dilansir dari AntaraNews.

Direktorat bersama LPTK dan pemerintah daerah terus bergerak aktif menyisir para pendidik yang belum memanfaatkan kesempatan PPG.

Proses pendaftaran untuk mengikuti program sertifikasi guru tersebut masih dibuka lebar hingga 19 Desember 2025

Syarat utama keikutsertaan adalah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta aktif mengajar sepanjang tahun ajaran 2023-2024. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca