BURONAN TERPIDANA Pengadaan Tanah Proyek Dishub Tabalong Ditangkap

- Penulis

Selasa, 21 Maret 2023 - 21:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seorang buronan, Rahman Nuriadin AP, MSi, terpidana perkara korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) pada SKPD Dishub (Dinas Perhubungan) Kabupaten Tabalong Tahun 2017, ditangkap di  persembunyiannya di Bandung, Provinsi Jabar (Jawa Barat).

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati kalsel), Dr Mukri SH MH melalui Plh Kasi Penerangan Hukum, Roy Arland SH MH, Selasa (21/3/2023) membenarkan soal itu.

“Rahman masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Kejaksaan Negeri (KejarI) Tabalong , yang ditangkap Tim TABUR Kejaksaan.

Baik Tim Intelijen Kejaksaan Agung beserta Tim Intelijen Kejati Kalsel dan Tim Intelijen Kejari Tabalong pada Senin (20/3/2023) sore di Kampung Pasar Sore Cileunyi Kulon, Bandung,” tambahnya.

Dari perkara itu dijelaskan merugikan keuangan negara sebesar Rp 1. 933.820.000, (satu miliar, sembilan ratus tiga puluh tiga juta, delapan ratus dua puluh ribu rupiah) sebagaimana laporan hasil audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Provinsi Kalsel.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung R.I., Nomor : 938/K/Pid.Sus/2022 Tanggal 08 Maret 2022 menyatakan terdakwa Rahman Nuriadin dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama.

Baca Juga :   TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut "di Tunggul" Dasar Sungai

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan serta pidana denda Rp. 400.000.000 (empat ratus juta rupiah) subsidair pidana kurungan selama 4 bulan.

Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 50.000.000, (lima puluh juta rupiah).

Jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Sedangkan Kasi Intelijen Kejari Tabalong, Amanda, SH, menyatakan bahwa terpidana saat diamankan bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru