SuarIndonesia – Tujuh orang korban dari tenggelamnya Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi tujuan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep di Selat Makassar yang ada di Banjarmasin akhirnya bisa bernafas lega.
Pasalnya, petang tadi mereka dijemput langsung oleh Bupati Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) untuk bisa kembali dibawa ke kampung halaman mereka.
“Insya Allah akan kita pulangkan esok (Selasa, 31/05/2022) jam 10.00 bersama tim dari yang berangkat mendampingi saya hari ini,” ucapnya usai penjemputan yang dilakukan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Senin (30/05/2022) malam.
Kendati demikian, ia sendiri mengaku tidak langsung pulang bersama ketujuh korban yang dijemputnya tadi. Pasalnya ia harus melihat kondisi empat orang warganya yang juga menjadi korban tenggelam KM Ladang Pertiwi di Kabupaten Kotabaru.
“Saya singgah dulu ke Kotabaru untuk menjenguk warga saya yang dievakuasi ke sana. Mereka (korban di Kotabaru) juga akan kita bawa pulang,” ungkapnya.

Namun, sebelum itu ia bersama tim yang menjemput warganya tersebut terlebih dahulu harus memastikan kondisi kesehatan para keempat korban yang ada di Kotabaru, apakah sudah pulih atau belum.
“Karena berdasarkan laporan yang saya terima tadi, ada satu dari empat orang korban di Kotabaru masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di sana,” jelas Yusran.
Lantas berapa sebenarnya jumlah korban kapal tenggelam ini?
Terkait hal itu, MYL lantas menerangkan bahwa berdasarkan manifes data ia terima, ada 49 orang yang ada di kapal tersebut, termasuk ABK nya.
Baca Juga :
Sedangkan yang sudah ditemukan ada 7 orang di Banjarmasin, 4 di Kotabaru, 10 orang di Kabupaten Takalar, dan 10 orang di Pulau Pemantauan Kabupaten Pangkep.
“Memang kita masih berupaya mencari 10 orang lebih yang masih belum ditemukan. Semoga korban yang belum terselamatkan ini bisa ditemukan secara sehat,” harapnya.
Melihat banyaknya barang-barang berharga milik korban yang hilang. Ia mengaku, sesampainya di sana para korban akan menerima tali asih dari Pemkab Pangkep.
“Insya Allah kita akan beri tali asih bagi para korban yang tertimpa musibah ini,” pungkasnya
Identitas korban yang dijemput tersebut antara lain
- Thoibatussibhan (21), perempuan
- M. Rahman (17), laki-laki
- Syamsir (41), laki-laki
- Rahma Tullah (28), perempuan
- Hj. Bidarapi (61), perempuan
- Husni (40), perempuan
- Moh. Hidayatullah (19), laki-laki.
Sebelum dijemput Bupati Pangkep, ketujuh korban itu diinapkan oleh KSOP Kelas I Banjarmasin di Hotel Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Kepala Bagian Tata Usaha, KSOP Kelas I Banjarmasin, Hari Budianto menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberi tempat istirahat kepada para korban di Hotel Telaga Biru.
“Mereka kita inapkan di Hotel Telaga Biru. Segala keperluan mereka kita fasilitasi, mulai dari pakaian, konsumsi kita penuhi, bahkan kondisi kesehatan mereka juga kita perhatikan,” ungkapnya.
Terkait dengan penyerahan ketujuh korban ini, Hari mengakui bahwa pihaknya sudah ada koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah (Pemda) dari Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Pangkep.
“Kedatangan bupati Pangkep ini memang bertujuan untuk menjemput para korban selamat KM Ladang Pertiwi yang tenggelam,” pungkasnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















