BUPATI PANGKEP Jemput Tujuh Korban Kapal Tenggelam KM Ladang Pertiwi di Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 31 Mei 2022 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tujuh orang korban dari tenggelamnya Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi tujuan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep di Selat Makassar yang ada di Banjarmasin akhirnya bisa bernafas lega.

Pasalnya, petang tadi mereka dijemput langsung oleh Bupati Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) untuk bisa kembali dibawa ke kampung halaman mereka.

“Insya Allah akan kita pulangkan esok (Selasa, 31/05/2022) jam 10.00 bersama tim dari yang berangkat mendampingi saya hari ini,” ucapnya usai penjemputan yang dilakukan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Senin (30/05/2022) malam.

Kendati demikian, ia sendiri mengaku tidak langsung pulang bersama ketujuh korban yang dijemputnya tadi. Pasalnya ia harus melihat kondisi empat orang warganya yang juga menjadi korban tenggelam KM Ladang Pertiwi di Kabupaten Kotabaru.

“Saya singgah dulu ke Kotabaru untuk menjenguk warga saya yang dievakuasi ke sana. Mereka (korban di Kotabaru) juga akan kita bawa pulang,” ungkapnya.

BUPATI PANGKEP Jemput Tujuh Korban Kapal Tenggelam KM Ladang Pertiwi di Banjarmasin2

Namun, sebelum itu ia bersama tim yang menjemput warganya tersebut terlebih dahulu harus memastikan kondisi kesehatan para keempat korban yang ada di Kotabaru, apakah sudah pulih atau belum.

“Karena berdasarkan laporan yang saya terima tadi, ada satu dari empat orang korban di Kotabaru masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di sana,” jelas Yusran.

Lantas berapa sebenarnya jumlah korban kapal tenggelam ini?

Terkait hal itu, MYL lantas menerangkan bahwa berdasarkan manifes data ia terima, ada 49 orang yang ada di kapal tersebut, termasuk ABK nya.

Baca Juga :

PROSES EVAKUASI Penumpang Selamat dari Kapal Tenggelam

Sedangkan yang sudah ditemukan ada 7 orang di Banjarmasin, 4 di Kotabaru, 10 orang di Kabupaten Takalar, dan 10 orang di Pulau Pemantauan Kabupaten Pangkep.

“Memang kita masih berupaya mencari 10 orang lebih yang masih belum ditemukan. Semoga korban yang belum terselamatkan ini bisa ditemukan secara sehat,” harapnya.

Baca Juga :   ANGGOTA DPR RI asal Kalsel, Bambang Heri Purnama Imbau Warga Selektif Pilih Travel Umrah

Melihat banyaknya barang-barang berharga milik korban yang hilang. Ia mengaku, sesampainya di sana para korban akan menerima tali asih dari Pemkab Pangkep.

“Insya Allah kita akan beri tali asih bagi para korban yang tertimpa musibah ini,” pungkasnya

Identitas korban yang dijemput tersebut antara lain

  1. Thoibatussibhan (21), perempuan
  2. M. Rahman (17), laki-laki
  3. Syamsir (41), laki-laki
  4. Rahma Tullah (28), perempuan
  5. Hj. Bidarapi (61), perempuan
  6. Husni (40), perempuan
  7. Moh. Hidayatullah (19), laki-laki.

Sebelum dijemput Bupati Pangkep, ketujuh korban itu diinapkan oleh KSOP Kelas I Banjarmasin di Hotel Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat.

BUPATI PANGKEP Jemput Tujuh Korban Kapal Tenggelam KM Ladang Pertiwi di Banjarmasin3

Kepala Bagian Tata Usaha, KSOP Kelas I Banjarmasin, Hari Budianto menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberi tempat istirahat kepada para korban di Hotel Telaga Biru.

“Mereka kita inapkan di Hotel Telaga Biru. Segala keperluan mereka kita fasilitasi, mulai dari pakaian, konsumsi kita penuhi, bahkan kondisi kesehatan mereka juga kita perhatikan,” ungkapnya.

Terkait dengan penyerahan ketujuh korban ini, Hari mengakui bahwa pihaknya sudah ada koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah (Pemda) dari Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Pangkep.

“Kedatangan bupati Pangkep ini memang bertujuan untuk menjemput para korban selamat KM Ladang Pertiwi yang tenggelam,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca