BERULANG “Dihantui” Teror, Saksi Mahdianoor : “Saya Buka Kebenaran dan Bongkar Kebohongan”

- Penulis

Selasa, 1 Juni 2021 - 20:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –Saksi Mahdianoor, yang sempat disebut-sebut Mr X dalam kasus laporan dugaan manipulasi penggelembungan suara Pilgub Kalsel, kembali “dihantui” aksi teror.

“Iya setelah beberapa hari saya jumpa pres itu, kembali mengalami beberapa kali teror dan sebelumnya juga pernah diteror seusai dari Polda Kalsel ,” katanya, Selasa (1/6/2021).

Sebelumnya Mahdianoor melalui konferensi pers, Selasa (25/5/2021), beberkan atas kasus tersebut yang membuat dirinya ikut terseret dan dimintai keterangan penyidik Dit Reskrimum Polda Kalsel.

Teror itu katanya, via telpon yang mengancam agar tidak terlalu buka mulut tentang persidangan di MK (Mahkamah Konstitusi).

“Bahkan pada hari Kamis tanggal 27 Mei 2021, sekitar 22.00 WITA, kaca mobil saya di pukul orang tidak dikenal dan untungnya tak pecah,” ucap warga Komplek Dinar Mas, Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar ini.

Kemudian aksi lainnya berlanjut tanggal 30 Mei 2021.”Tengah malam rumah saya digedor lagi dan sempat saya keluari dan kejar orang tersebut.

Namun gagal menangkapnya,” tambah Mahdianoor, yang seharinya Advokat di Banua yang pernah sebagai penasihat hukum DR Andin Sofyanoor saat sengketa Pilkada Kabupaten Banjar 2020 di MK.

Lebih lanjut ia mengatakan dengan semua teror itu, ada kemungkinan orang suruhan yang takut kebohongan di persidangan di MK terbuka.

Ditanya bagaimana sikap dirinya atas semua?. Mahdianoor menyatakan teror seperti itu tidak bakalan menghentikan langkahnya.

“Saya buka kebenaran dan akan saya bongkar kebohongan di persidangan MK,” tegasnya.

Diketahui nama Mahdianoor, terseret-seret dalam laporan dugaan manipulasi penggelembungan suara Pilgub di PHPU (Perkara Perselisihan Hasil Pemilu) di MK dan berlanjut kasusnya ditangani Dit Reskrimum Polda Kalsel.

Baca Juga :   REKRUTMEN PPIH Tahun 2025, Kalsel Dapat Kuota 24 Orang

Ia sendiri inginkan Kemudian inginkan agar semua jelas dibalik kasusnya.

Sehingga dirinya tak dituding macam-macam serta agar diketahui masyarakat secara umum sesuai dengan faktanya.

Mahdianoor terseret dalam kasus dokumen berisi pernyataan Komisioner Kabupaten Banjar tentang adanya menipulasi suara Pilgub Kalsel Tahun 2020.

Bahkan keterangan Mahdianoor juga telah dikonfrontasikan dengan pelapor dan saksi lain yang diyakini mengetahui fakta terkait adanya surat berisi pernyataan yang dijadikan sebagai alat bukti dalam sidang sengketa di MK.

Ia menegaskan bahwa tidak pernah adahubungan dengan pihak manapun, apalagi bergabung dengan timses (tim sukses) salah satu Paslon di Pilgub Kalsel Tahun 2020.

“Saya bukan salah satu tim sukses paslon manapun.  Kalau ada yang mengatakan bahwa saya adalah bagian tim sukses salah satu paslon, maka saya akan mengambil tindakan hukum,” kata Mahdianoor ketika itu.

Ia terseret dalam kasusnya disebabkan diminta seorang rekannya untuk mengambil surat dari Komisioner KPU Kabupaten Banjar.

Dan menyerahkan surat tersebut kepada salah satu Paslon Pilgub Kalsel.

“Saya cuma diminta tolong menyerahkan surat itu. Apa isi suratnya, siapa yang membuat saya sama sekali tidak tahu,” ucapnya. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan
KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah
DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18


Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi. (Foto: Antara/IC Senjaya)

Bisnis

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Jun 2026 - 19:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca