BERSAMA KTB Lawan Corona, Pemko Banjarmasin Fokus Bangun Posko Mandiri

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2020 - 21:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Selain menerapkan aturan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, Pemerintah Kota Banjarmasin kini juga berfokus pada pembangunan Posko mandiri, dalam penanganan penyebaran Virus Covid-19 pasca PSBB.

Pos Kooodinasi (Posko) tersebut dibuat sebagai tindaklanjut dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK), melalui pembentukan Kampung Tangguh Banua (KTB) dan tersebar di 52 kelurahan.

“Saat ini kita lebih fokus pada Pembatasan Sosial Berskala Kecil ( PSBK) dengan menitikberatkan di kelurahan mengajak warga membangun kampung tangguh banua dan kampung sehat,” demikian yang dikatakan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, saat mengikuti kegiatan Ngobrol Pinggiran (Ngopi) edisi ke 4, melalui Online, Minggu (05/07).

Dijelaskannya, ada beberapa indikator yang menjadi faktor meningkatnya masyarakat di kota ini yang terpapar virus tersebut, di antaranya ditemukannya masyarakat yang menjadi klaster setelah datang dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kemudian munculnya klaster baru di kawasan Kelurahan Pekapuran dan Pasar Antasari.

Hal ini diperparah dengan hasil test swab yang lambat, sehingga banyak masyarakat dikarantina dengan waktu yang cukup lama.

“Hasil test swab kita pemberitahuannya kadang-kadang per minggu. Karena lamanya hasil swab sehingga pasien yang diisolasi di Rumah Karantina sampai ada yang meninggal dunia,” ucapnya.

Permasalahannya tak berhenti sampai di situ, bebernya lagi, sebab permasalahan baru kembali muncul setelah hasil test swab keluar.

Baca Juga :   KOMITMEN Arifin-Akbari Pengelolaan Lingkungan, Ciptakan Sampah Menjadi Bernilai Ekonomis Lewat Program "Simpun"

Pasalnya, beberapa di antaranya menyatakan hasil test swab tersebut negatif. Akibatnya, banyak keluarga dari masyarakat yang meninggal dan telah dikuburkan secara protokol kesehatan, ingin makam keluarga dibongkar.

Untuk menghindari kejadian tersebut berulang, Pemko Banjarmasin pun sempat berniat mengirimkan sample test swab yang telah dilakukan ke laboratorium di Provinsi Sumatera Barat.

Sebenarnya, lanjutnya lagi, dalam menghadapi pola tatanan hidup baru ini, yang diperlukan masyarakat bukan grafik angka banyaknya orang yang terpapar, tetapi yang diinginkan masyarakat saat ini adalah grafik angka kesembuhan masyarakat, yang hingga saat ini masih belum intens dipublikasikan.

“Dilihat dari grafik masyarakat kita merasa jenuh dengan angka positif yang selalu meninggi. Sedangkan angka kesembuhan masyarakat masih belum dipaparkan. Jadi inilah sebetulnya tatanan kesehatan kita yang harus dan perlu kita benahi .” katanya.

Dalam diskusi bertemakan Pengendalian Covid-19 Gagal, Tanggungjawab Siapa itu, terlihat juga sejumlah tokoh dan pejabat lingkup Pemko Banjarmasin dan Pemrov Kalsel seperti Sekda Provinsi Kalsel H Abdul Haris Makkie. Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, M Lutfi Saifuddin. Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya. Ketua Fraksi Golkar DPR Kota Banjarmasin, Sukhrowardi dan pengamat perkotaan, Subhan Syarif.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiwi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
REAKSI KERAS Ketua DPRD Kalsel atas Insiden Keracunan Siswa SMK, Awasi dan Evaluasi Ketat Program MBG
DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 21:05

RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Jumat, 24 April 2026 - 19:37

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 23:50

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 April 2026 - 23:45

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca