SuarIndonesia – Berkode ranjau, 14 kilogram sabu-sabu diungkap Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan (Dit Resnarkoba Polda Kalsel).
Barang buki disita dari pasangan suami istri (pasutri) saat berada di Kota Banjarmasin, dan merema masuk jaringan,
Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Kelana Jaya melalui Kasubdit III, AKBP Jupri Tampubolon, Selasa (5/12/2023) membenarkan adanya pengungkapan itu.
“Kita membongkar modus operandi sistem ranjau yang menyimpan 14 kilogram sabu-sabu di samping pohon pisang,” tambahnya.
Dua tersangka berinisial MY (32) dan istrinya EV (42) diamnakan saat membawa sabu di Jalan A Yani Km 14,5 Komplek Sejahtera Mandiri Asri, Gambut, Kabupaten Banjar pada Jumat (1/12/2023).


“Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun atau hukuman mati,” katanya.
Lainnya dikatakan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti petugas.
Kemudian, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel memerintahkan tim dipimpin AKBP Jupri Tampubolon menyelidiki.
“Dari hasil penyelidikan, melihat gerak-gerik dua orang mencurigakan yang mengendarai sepeda motor melintas dan berhenti di tepi jalan mengambil sebuah tas ransel terletak di samping pohon pisang.
Anggota mencegat kedua tersangka yang ditemukan barang bukti sabu seberat 14 kilogram di dalam tas,” jelas AKBP Jupri Tampubolon.
Menurut pengakuan kedua tersangka kepada polisi, disuruh seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk mengambil barang haram tersebut.


Diketahui, polisi menelusuri sabu tersebut berasal dari jaringan Pontianak, Kalimantan Barat yang terhubung dengan kaki tangan dari seorang narapidana di Lapas Kalsel.
Penyidik menduga pasokan sabu tersebut masih satu jaringan dengan kasus dua kilogram sabu-sabu diungkap Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel pada beberapa waktu lalu.
“Untk identitas narapidana yang disebut masih kami dalami, jika cukup bukti keterkaitannya maka kami lakukan pemeriksaan nantinya dengan bekerja sama dengan pihak Lapas,” katanya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















