BERHASIL Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel Minimalkan Curah Hujan

- Penulis

Minggu, 2 Februari 2025 - 19:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel, Bambang

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel, Bambang

SuarInmdonesia – Langkah Cepat Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin mengusulkan bantuan pentingnya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), mendatangkan hasil optimal.

“Alhamdulillah usulan Pak Gubernur direpon cepat Badan Nasional Penamggulangan Bencana (BNPB). Hasilnya, sejak OMC dilaksanakan selama dua hari 29 dan 30 Januarin, intensitas hujan di Kalsel cenderung menurun, ” terang Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel, Bambang Dedi Mulydi, S.Sos., M.A.P, Minggu (2/2/2025).

Bambang sapaan akrabnya ini mengatakan, kegiatan OMC merupakan salah satu bentuk upaya mitigasi yang dapat dilaksanakan untuk mengurangi dampak dan potensi bencana. Salah satunya ancaman banjir akibat tingginya intesitas curah hujan.

Pola nya yaitu melakukan penyemaian pada awan awan yang berpotensi hujan, agar terjadi hujan sebelum masuk di daerah daerah yang rawan banjir akibat curah hujan tinggi.

Berdasarkan pengamatan dalam beberapa hari terakhir lanjut, PNS penerima Anugerah ASN Award 2024 Kalsel ini, pada OMC kemarin secara umum awan-awan terutama yang berada di daerah pesisir Selatan Kalsel diusahakan agar tidak turun hujan di daratan Kalsel,

“Alhamdulillah berdasarkan analisa BMG cukup mengurangi potensi hujan yang berasal dari awan awan di bagian selatan.Walaupun tidak dapat melingkupi seluruh wilayah Kalsel. Namun masih dapat memberi dampak cukup untuk mengurangi risiko banjir,” ujar Bambang, yang hari ini Senin (3/2/2025) diundang sebagai nara sumber kegiatan di Duta Mall tentang ‘banjir di Kalsel, dampak, penanganan dan antisipasi kedepan’ .

Menurut Bambang idealnya operasi modifikasi cuaca dilakukan lebih lama agar mendapat hasil yang lebih maksimal.

Baca Juga :   KAPOLRI Tunjuk Brigjen Pol Agus Suryonugroho jadi Kakorlantas, Sosok yang Awali Karier di Polda Kalsel

Lebih lanjut ia mengatakan, Gubernur Kalsel H Muhidin dalam usulan surat kepada Kepala BNPB juga mengharapkan agar pelaksanaan OMC kembali digelar di langit Kalsel .

Dalam surat permohonan ittu dituliskan bantuan agar BNPB kembali membantu kegiatan OMC pada  8-9 Februari 2025.

Pasalnya, Kalsel menjadi tuan rumah even nasional skala besar, yakni Peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Berdasarkan informasi Panitia Pusat dan Panitia HPN 2025, Presiden Prabowo Subianto dan pejabat negara direncanakan akan datang ke Kalsel.

Sementara itu Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto mengatakan, operasi ini bukan untuk menghilangkan hujan, namun mengendalikan intensitas hujan yang tinggi.

Ia menjelaskan, modifikasi cuaca ini dilakukan dengan cara redistribusi curah hujan ke beberapa titik aman salah satunya laut.

“Kami jatuhkan garam dan kapur tohor satu ton di awan yang ada dilaut, sehingga hujan di daratan pun akan berkurang,” katanya.

Ia menyebut, garam mempercepat turunnya hujan sebelum awan mencapai daratan.

Kapur tohor membuyarkan awan agar hujan tak terjadi.

“Metodenya mempercepat dan membuyarkan. Dua skema atau dua teknologi yang digunakan,” ucapnya, saat meninjau langsung kegiatan OMC di Bandara Syamsudin Noor, baru baru tadi.

Menurutnya, efektivitas modifikasi cuaca ini mencapai 70 persen. BMKG bahkan sudah membentuk unit khusus untuk teknologi ini.”Dengan begitu, teknologi ini masih relevan untuk mitigasi bencana,” ujarnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca