BENCANA di Kalsel 2021, Banjir, Kahutla, Longsor dan Puting Beliung

- Penulis

Senin, 3 Januari 2022 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tahun 2021 silam, banyak bencana terjadi di Kalsel. Mulai dari banjir, tanah longsor, puting beliung, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat, pada 2021 silam terdapat bencana karhutla. 3 satelit berbeda memantau titik panas atau hotspot. Masing-masing satelit punya pitensi berbeda.

Disebutkannya, pantauan satelit NOA terdapat 767 kasus karhutla, pantauan satelit SNPB 632 karhutla, dan berdasarkan satelit milik daerah 158 karhutla.

Diakuinya, pantauan satelit berbeda karena keakuratan alat masing-masing. Semua data tersebut dirangkum dan dilakukan penanganan atau tindakan.

“Seluruhnya karhutla di Kalsel jika diverifikasi terdapat 331 kasus kahutla per 30 November 2021.

Mengapa 30 November, karena batas akhir status siaga bencana karhutla di Kalsel. Jika ditotal, luas hutan dan lahan yang terbakar berjumlah 2.482 hektare,” katanya, Senin (3/1/2022).

Dari bencana banjir yang melanda 5 kabupaten di akhir Desember silam, sebanyak 20.526 fasilitas dan

Baca Juga :   WARGA SIDODADI Dukung Hj. Lisa - Wartono, Jurkam: Jangan Pilih Kotak Kosong !

58.573 jiwa tersampak. Lima kabupaten yang mengalami bencana di pengunjung tahun 2021 adalah Hulusungai Utara (HSU), Balangan, Tabalong, Hulusungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Banjar.

Mujiyat, menjelaskan dampak bencana banjir selama 2021. Kabupaten Tabalong meliputi 3 kecamatan dan 7 desa/kelurahan, Balangan meliputi 7 kecamatan dan 9 desa/kelurahan, HST meliputi 11 kecamatan dan 67 desa, HSS meliputi 5 kecamatan dan 12 desa, dan HSU meliputi 10 kecamatan dan 165 desa.

“Khusus di HSU dampaknya luas karena luapan sungai juga sangat luas, tap8 kerugian baik material dan nonmaterial tidak terlalu signifikan karena cepat tertangani,” ujarnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca