BEM se-Kalsel Tolak BBM Naik, Masih Memulihkan Dampak Pandemi

- Penulis

Senin, 5 September 2022 - 23:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sejumlah aktivis di Banjarmasin ramai-ramai menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Setelah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Banjarmasin, kini giliran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel).

Koordinator Wilayah (Korwil) BEM se-Kalsel, Yogi Ilmawan mengatakan, mereka memastikan turun aksi pada pekan ini. Seruan konsolidasi rencana demonstrasi BEM se-Kalsel pun telah tersebar.

“Kemungkinan tanggal 7 atau 8 September ini, tergantung hasil konsolidasi,” ucapnya saat dihubungi, Senin (5/9/2022).

Namun, Yogi belum memastikan jumlah massa yang dikerahkan. Yang pasti, pihaknya terbuka mengajak seluruh elemen warga untuk bergabung dalam aksi nanti.

“Ini adalah suara rakyat. Bukan hanya mahasiswa, tapi semua berhak memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegasnya.

Yogi menilai kebijakan untuk menaikkan BBM bukan solusi, melainkan adalah bentuk gagapnya pemerintah. Pasalnya, menurut Yogi saat ini warga masih berjibaku memulihkan kondisi ekonomi pasca pandemi.

Baca Juga :

KENAIKAN Harga BBM, Kebijakan tidak Populer

Padahal harusnya, lanjut dia, pemerintah bisa belajar dari pengalaman.

“Apakah hanya ini saja (menaikkan harga BBM) yang bisa dilakukan oleh pemerintah? Tentu saja tidak,” pungkasnya.

Baca Juga :   MENGEJUTKAN ! Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto Diganti, Wakapolda Gantikan Posisinya

Disinggung mengenai bansos atau BLT yang diberikan pemerintah sebagai pengganti subsidi BBM, Yogi menilai bahwa hal tersebut hanya merupakan akal-akalan pemerintah saja.

“Mereka seperti hanya ingin dianggap sebagai pahlawan. Dan itu sebenarnya tidak menuntaskan masalah. Tidak sebanding dengan dampak yang dirasakan rakyat,” tandasnya.

Selain mahasiswa, kaum buruh di Kalsel sebelumnya sempat mewacanakan turun aksi bila tarif BBM subsidi naik.

Hal itu disampaikan Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto saat wawancara pada 30 Agustus lalu.

Ketika itu, Yoeyoen mengaku bakal mengajak seluruh lapisan warga, termasuk kaum tukang ojek yang dirasa paling terdampak.

Namun, saat dikonfirmasi kembali pada Senin (5/9/2022), Yoeyoen tak kunjung merespons konfirmasi awak media. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca