BEA CUKAI KALBAGSEL Pelepasan Ekspor Belut Sawah Hidup Tujuan Tiongkok

- Penulis

Kamis, 19 Desember 2024 - 18:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Kalbagsel kembali melepas ekspor belut sawah hidup,  Kamis (19/12/2024). (SuarIndonesia/Ist)

Bea Cukai Kalbagsel kembali melepas ekspor belut sawah hidup, Kamis (19/12/2024). (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Selatan (Bea Cukai Kalbagsel) kembali melepas ekspor belut sawah hidup (live ricefield eels), Kamis (19/12/2024).

Ada sebanyak 2.016 Kilogram dalam kemasan 72 box belut dengan nilai devisa ekspor sebesar USD9.678,8 berhasil diekspor ke negara tujuan Tiongkok.

Realisasi ekspor ini diharapkan menjadi pendorong bagi pelaku UMKM lainnya untuk dapat meningkatkan kapasitas ekspor dan bersaing di pasar internasional.

Ini dilakukan CV Tiga A dengan PT. Suryagita Nusaraya selaku PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan) berlangsung  Bandara Syamsudir Noor, Banjarbaru.

Semua diselenggarakan bersama dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Banjarmasin.

Pelepasan dilakukan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Selatan, Dwijo Muryono didampingi Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalsel dan Tengah, Kusumawardhani.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Banjarmasin, R. Teddy Laksmana dan Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Banjarmasin Erwin A.M. Dabukke.Semua itu sejalan dengan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki peran nyata dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional dan mendukung industri dalam negeri melalui pemberian berbagai fasilitas kepabeanan.

Disebut, CV Tiga A yang berpusat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, merupakan salah satu perusahaan supplier seafood segar yang mengekspor berbagai jenis ikan, kepiting, dan hasil laut lainnya.

CV Tiga A telah melakukan ekspor ke berbagai negara tujuan di antaranya Singapura, Kuala Lumpur, Hongkong, Jeddah, Dubai, dan China untuk memenuhi kebutuhan seafood dalam skala kecil maupun skala besar.

Dwijo Muryono menekankan bahwa pemberian fasilitas kepabeanan yang tepat dapat memberikan dampak positif bagi industri, termasuk industri perikanan di Kalimantan.

Baca Juga :   TAMTAMA Luapkan Rindu Bertemu Orangtua di SPN Banjarbaru

Pihaknya mengapresiasi atas pencapaian CV Tiga A dan mengharapkan kegiatan ekspor ini dapat menjadi pemicu bagi peningkatan ekspor komoditas perikanan dari Kalimantan Selatan.

“Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk komoditas perikanan, dan kami berharap ekspor belut ini akan semakin mendorong peningkatan ekspor produk perikanan dari daerah,” ujar Dwijo.

Pada kesempatan ini Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Erwin A.M. Dabukke, menyampaikan harapannya kepada CV Tiga A untuk dapat menjadi sumber inspirasi dan pendorong semangat bagi pelaku usaha lainnya untuk mengikuti jejak CV Tiga A dalam melakukan ekspor.

“Melalui ekspor ini, kami berharap dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha lainnya untuk memperluas jangkauan pasar mereka ke dunia internasional.

Kami percaya bahwa dengan semangat inovasi dan kerja keras, pelaku usaha Indonesia bisa bersaing di pasar global dan turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara,” pungkasnya.

CV Tiga A menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan oleh Bea dan Cukai dalam proses ekspor perusahaan mereka.

“Dukungan Bea Cukai sangat krusial bagi kelancaran ekspor kami dan telah membuka berbagai peluang bisnis internasional.

Fasilitas yang diberikan memungkinkan kami untuk berkembang lebih pesat dan memenuhi permintaan pasar global yang terus berkembang,” ujar H. Faisal selaku perwakilan dari CV Tiga A.

Kegiatan, menegaskan komitmen Bea dan Cukai dalam mendukung para pelaku usaha, khususnya sektor perikanan, untuk dapat bersaing dan menembus pasar internasional.

Melalui kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, Bea dan Cukai akan terus menggalakkan potensi ekspor produk perikanan Indonesia guna memberikan kontribusi nyata pada kemajuan perekonomian nasional. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca