BANK DEVISA Dinilai Buka Banyak Peluang Profit bagi Bank Kalsel

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan menilai status baru Bank Kalsel sebagai bank devisa merupakan pencapaian penting yang patut diapresiasi. Kehadiran bank devisa dinilai tidak hanya memperkuat posisi Bank Kalsel, tetapi juga membuka peluang keuntungan yang lebih besar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Referensi Geografis

Pengurus Kadin Kalsel Koordinator Bidang Perbankan dan Investasi, H Tajuddin Noor, mengatakan keberadaan bank devisa memang sudah lama dibutuhkan di Banua, terutama untuk mendukung pelaku usaha yang bergerak di sektor ekspor dan impor.

“Dari BPD menjadi Bank Kalsel, dan sekarang berstatus bank devisa. Saya mengikuti perkembangan bank ini sejak awal berdiri, dari kantor yang sederhana hingga kini memiliki gedung yang monumental dan mampu bersaing dengan bank BUMN maupun swasta. Sekarang yang ditunggu masyarakat akhirnya tercapai, yaitu Bank Kalsel menjadi bank devisa,” ujarnya.

Tajuddin mengaku bersyukur karena selama ini Bank Kalsel dinilai terbuka terhadap masukan, saran, dan kritik konstruktif dari kalangan dunia usaha, termasuk Kadin Kalsel. Menurut dia, sinergi antara perbankan dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar manfaat bank devisa bisa dirasakan lebih luas.

Ia menuturkan, anggota Kadin Kalsel telah lama menjalin kerja sama dengan Bank Kalsel. Ke depan, ia juga berharap Bank Kalsel dapat membuka peluang penjualan saham kepada masyarakat maupun kalangan pengusaha.

“Sebagai gambaran, anggota Kadin Kalsel ada sekitar 1.000 orang. Kalau nanti ada peluang penjualan saham, tentu ini bisa menjadi potensi profit yang besar bagi Bank Kalsel,” katanya.

Lebih lanjut, Tajuddin menilai status bank devisa akan sangat membantu pelaku usaha ekspor-impor di Kalimantan Selatan, mulai dari sektor batu bara, emas, kayu, rotan, hingga perikanan. Salah satu layanan yang paling dibutuhkan, kata dia, adalah kemampuan Bank Kalsel dalam menerbitkan letter of credit (LC).

Baca Juga :   BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

“Dengan adanya layanan LC, pelaku usaha akan lebih mudah bertransaksi. Di sisi lain, bank juga mendapatkan profit dari layanan tersebut. Dampaknya juga akan terasa pada pemasukan pajak dan perputaran uang di daerah,” jelas pengusaha senior itu.

Selain sektor ekspor-impor, Tajuddin juga melihat peluang lain yang dapat digarap Bank Kalsel, salah satunya layanan keuangan bagi jamaah haji. Menurut dia, dengan kuota haji Kalimantan Selatan yang mencapai sekitar 5.000 orang, Bank Kalsel memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan perbankan di sektor tersebut.

Meski demikian, Tajuddin mengingatkan bahwa status bank devisa harus diikuti dengan perubahan pola pikir, peningkatan kualitas pelayanan, administrasi, serta kemampuan sumber daya manusia. Ia berharap Bank Kalsel ke depan dipimpin oleh figur yang benar-benar memiliki latar belakang perbankan.

“Dunia usaha berharap nahkoda Bank Kalsel berasal dari kalangan banker, bukan politisi atau birokrat. Banker punya analisa dan insting bisnis. Semua personel di Bank Kalsel juga harus memahami dunia ekonomi dan meninggalkan pola pikir yang terlalu konservatif,” tegasnya.

Menurut Tajuddin, status bank devisa adalah momentum penting bagi Bank Kalsel untuk naik kelas. Namun, keberhasilan ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuan manajemen dalam menangkap peluang bisnis, memperkuat layanan, dan membangun kepercayaan dunia usaha.(ADV/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENKEU PURBAYA: Tak Akan Naikkan Tarif Pajak
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
MENTERI ESDM: 57 Persen SPBU sudah Salurkan B50
MENKEU Purbaya Minta Data BPJS soal 95 Persen Pencairan JHT Bebas Pajak
ASPIRASI Penambang Rakyat Dibawa DPRD Kalteng ke Pusat
KALSEL EXPO 2026: 335 Stan Disiapkan Pemprov Kalsel
OJK Optimalkan SLIK, Permudah Akses Kredit UMKM dan Program 3 Juta Rumah
PT AIR MINUM BERSUJUD Tingkatkan Kompetensi Operator IPA demi Pelayanan Air Minum Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:35

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:34

SOROTI Kekurangan 1.140 Guru, DPRD Kalsel Desak Pergub Segera Diterbitkan

Senin, 13 Juli 2026 - 12:59

ASET TERSANGKA TAN Perkara Dugaan Korupsi Proyek Server Disdik Disegel Penyidik Kejari Banjarmasin

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:48

PIALA DUNIA 2026: Inggris dan Argentina Melaju ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:48

TANGISAN BAYI Perempuan Dalam Kantongan Plastik di Kolong Jembatan Gegerkan Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:45

KASUS Menyeret Nama Babeh Aldo, Begini Disikapi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:41

8 BESAR Piala Dunia 2026: Perancis Lolos ke Semifinal Singkirkan Maroko 2-0

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40

TERUNGKAP ! Seorang Mahasiswa yang Tabrak Lari Tewaskan Perempuan Petugas DLH Banjarmasin

Berita Terbaru

Tim SAR menyiapkan peralatan untuk melakukan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (14/7/2026). (Foto: HO-Tim SAR)

Kalsel

BOCAH 8 Tahun Diterkam Buaya! Tim Basarnas Dikerahkan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca