BALITA Dua Kali Terlindas Mobil Pajero

- Penulis

Rabu, 6 September 2023 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balita Ditabrak Pajero di Makassar. (Capture: Media Sosial)

Balita Ditabrak Pajero di Makassar. (Capture: Media Sosial)

SuarIndonesia — Seorang balita terlindas mobil Pajero Sport di Makassar, Sulawesi Selatan. Disebutkan, korban terlindas sebanyak dua kali. Beruntungnya, nyawa korban masih bisa diselamatkan.

Dilansir detikNews, Rabu (6/9/2023), bahwa pelaku yang merupakan pengendara mobil tersebut sudah diamankan polisi.

Bagaimana kronologi kejadiannya?

Kronologi Balita Terlindas Mobil di Makassar
Dikutip dari detikSulsel, insiden itu terjadi di Jalan Adyaksa Baru, Panakkukang, Makassar pada Jumat (18/8/2023) sekitar pukul 10.00 Wita. Balita bernama Irfandi (2) itu dilindas mobil Pajero saat ikut orang tuanya, Sitti Rahmawati (32) mandi ke sumur di samping lorong pemukiman.

“Awal mulanya ke depan ka mandi kubawa semua anaku (5 orang) cuma saya (kira) dibawa pulang mi ini anak (korban) sama neneknya,” ujar Rahma, Selasa (5/9/2023).

Rahma mengaku tidak menyadari anaknya berada di sekitar mobil Pajero Sport itu. Dia baru tersadar saat mendengar korban menangis setelah dilindas mobil Pajero Sport tersebut.

“Tidak ku tahu ada anakku di sampingnya itu mobil. Itu pun ku tahu kalau ada ki (saat) menangis pi (setelah dilindas),” terangnya.

Saat itu, Rahma kemudian melihat korban telentang di bawah mobil Pajero. Dia mengaku melihat langsung mobil Pajero tersebut melindas anaknya yang kedua kalinya.

“Ban kedua baru saya lihat. Naik itu ban di perutnya. Terus saya larikan pulang ke sini (ke rumah),” kata Rahma.

Korban Terlindas 2 Kali
Seorang balita di Makassar terlindas mobil Pajero Sport. Balita itu terlindas sebanyak 2 kali karena sopir Pajero Sport tidak menyadari keberadaan korban.

Dalam video yang beredar, awalnya balita yang mengenakan baju biru melintas di depan mobil Pajero sport. Pengendara mobil itu menancap gas dan menyenggol tubuh balita itu.

Balita itu kemudian terjatuh dalam posisi telentang hingga betisnya terlindas. Mobil selanjutnya berhenti, sementara korban menghentikan laju kendaraannya.

Namun, pengendara belum menyadari posisi korban yang masih telentang di bawah mobil. Pengendara juga sempat mengintip melalui kaca spion namun tetap tidak menyadari posisi korban.

Pengendara kemudian tancap gas hingga melindas balita tersebut untuk kedua kalinya. Mobil diduga melindas paha dan perut bawah korban.

Dari belakang mobil Pajero, seorang wanita yang mengenakan sarung kemudian berlari dan menarik tubuh korban lalu menggendongnya. Dia menenangkan korban yang terlihat menangis. Pelaku lalu mengintip untuk kedua kalinya keluar jendela kaca mobil lalu menjalankan mobilnya kembali.

Korban Dibawa ke Rumah Sakit
Sitti Rahmawati (32), orang tua dari balita yang terlindas mobil Pajero di Makassar membawa anaknya ke Rumah Sakit Hermina. Namun, pihak dokter mengatakan anaknya baik-baik saja.

“Sampai di sana adami anaku di ruang UGD baring, setelah sampai di sana tidak ada perawatan, (tidak ada) diinfus, (tidak ada) di-rontgen, (tidak ada) dikasih obat, na bilang dokter tidak ada apa-apa,” cerita Rahma.

Rahma lalu membawa pulang anaknya. Setelah tiga hari, betis hingga paha bagian kanan korban mengalami bengkak.

“Kakinya. Tidak ada ji dilihat luka. Waktu pertama dilindas mobil tidak kentara pi ceritanya tiga hari kemudian baru bengkak ini. Merah. Karena memang ini pertama diinjak baru naiki ke pahanya. Betisnya pertama kanan baru ini naik ke sini. Mobil Pajero besar bannya,” sambungnya.

Pelaku adalah Tetangga Korban
Pelaku yang merupakan tetangga balita tersebut berjanji akan memberi uang perawatan hingga sembuh. Namun, orang tua korban mengaku baru diberi uang senilai Rp 300 ribu, sementara anaknya masih dalam tahap perawatan.

Baca Juga :   MOTIF Lain 3 Oknum TNI Aniaya Imam Masykur Didalami Pomdam Jaya

“Saya tidak melapor karena dia bilang mauji bertanggung jawab sampai sembuh. Sampai sembuh ini anak tapi tidak sembuh pi baik tidak mau na ongkosi. Dia maunya sang pelaku saya yang terus datangi rumahnya. Dia menabrak saya yang na suruh ke sebelah. Saya ke sebelah dia tidak ada,” kata Sitti Rahmawati, orang tua balita yang terlindas mobil Pajero.

Orang Tua Korban Lapor Polisi
Balita bernama Irfandi (2) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tergilas mobil Pajero Sport. Orang tua korban telah membuat laporan polisi terkait insiden itu.

“(Saya lapor) waktu hari Sabtu, (2/9/2023) jam 4 sore,” kata ibu korban, Sitti Rahmawati (32), Selasa (5/9/2023).

Rahma mengaku pihak kepolisian telah menyelidiki laporannya. Dia melanjutkan pelaku akan membawa anaknya ke Rumah Sakit Harmina hari ini untuk mendapat perawatan.

“Sudah diamankan sama polisi mobilnya katanya. Mau dibawa ke Harmina jam 10 ini sama pelaku sama polisi,” tandasnya.

Mobil Pelaku Diamankan Polisi
Polisi sudah mengamankan mobil Pajero Sport milik pengendara berinisial AT itu. Diketahui, seorang balita di Makassar terlindas mobil Pajero yang dikendarai AT.

“Mobil (pelaku) sudah diamankan,” kata Kasat Lantas Polrestabes Makassar Kompol Amin Toha kepada detikSulsel, Selasa (5/9/2023).

Amin mengatakan awalnya pelaku berjanji untuk membantu membiayai korban hingga sembuh. Namun, pembiayaan tersebut tidak berjalan sesuai kesepakatan.

“Awalnya mereka sepakat dibawa ke dokter sama sama namun dalam perjalanann perlu pengobatan kembali tapi komunikasinya tidak berjalan jadi kemarin baru melapor ke kantor polisi,” ujarnya.

Amin mengaku pihaknya tengah menyelidiki kasus ini. Meski demikian, pihaknya belum melakukan pemeriksaan saksi.

“Itu masih dalami. Kita baru lihat video setelah itu kita ambil keterangannya,” sambungnya.

Ibu korban balita yang terlindas mobil Mitsubishi Pajero Sport terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: MPI)

Korban Bersama Ibunya Terpaksa Pindah Rumah
Dua pekan berlalu setelah terlindas mobil Pajero Sport, kini korban berinisial IF umur 1 tahun 3 bulan, bersama ibunya menetap di rumah kerabatnya yang berada di Jalan Kandea 3, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Namun, karena sering didatangi keluarga pelaku, ibu korban bernama Arni bersama 5 anaknya harus berpindah tempat tinggal karena takut.

“Kami terpaksa untuk sementara waktu membawa kelima anak saya untuk berpindah tempat tinggal,” ujar Ibu korban Arni, Rabu (6/9/2023).

“Karena beberapa hari sebelumnya sering didatangi keluarga pelaku agar berhenti untuk memviralkan kasus ini dengan berbagai ancaman,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Selasa (5/9/2023) pagi korban IF sempat diperiksakan ke Rumah Sakit Hermina Makassar, yang didampingi pihak kepolisian. Hasilnya, rekam medis dan foto rontgen menunjukkan kondisi korban normal.

Pihak keluarga pun berencana akan melakukan pemeriksaan ulang di rumah sakit berbeda sebagai pembanding dari hasil pemeriksaan sebelumnya. Pihak keluarga ingin memastikan saraf di bagian paha korban tidak terganggu.

Ibu korban baru menceritakan kasus ini ke keluarga besarnya, setelah pelaku mengingkari janjinya untuk bertanggungjawab dan memastikan kondisi korban usai dilindas dapat kembali normal seperti sedia kala. “Pelaku bernama Saniati, saat itu dia memberikan uang Rp300 ribu untuk biaya pengobatan,” katanya, seperti dikutip dari OkeNews, Rabu (6/9/2023).

Dua pekan berlalu, bahkan pelaku tidak lagi menunjukkan tanggungjawabnya dengan memastikan kondisi korban pascainsiden yang nyaris merenggut nyawa korban.

Korban diketahui anak bungsu dari 5 bersaudara dampak yang dirasakan korban bertahap mulai terlihat, meski terlihat sehat secara fisik, namun nyatanya korban sering menangis ketika malam hari, efek dari memar di bagian paha kanannya, jika berjalan korban juga mulai menunjukkan keganjilan. (*/UT)

Berita Terkait

JAKSA AGUNG Mewanti-wanti Jajaran Menjaga Netralitas Hadapi Pemilu
KLHK DESAK Pemkab-Pemkot di Kalsel Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla
SEORANG POLISI DIKEROYOK di Depan Karaoke, Empat Pelaku Diringkus
KPK: Mentan Belum Balik ke RI, Penyidikan Kasus Kementan Tetap Lanjut
MENTERI LHK: Per 2 Oktober Sudah 276 Ribu Hektare Lahan Terbakar
KANTOR Kemendag Digeledah Kejagung, Zulhas: Kita Dukung Langkah Penegak Hukum
ANTISIPASI Dampak El Nino, Wakapolri Tanam dan Panen Padi di Kalsel
AMANDA Manopo Ngaku Tak Tahu Promosikan Situs Judi Online
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 Oktober 2023 - 01:27 WITA

RAKOR EVALUASI Penanggulangan Karhutla, Turut Serta Kadishut Kalsel

Senin, 2 Oktober 2023 - 22:01 WITA

KADISHUT KALSEL Ikuti Apel Gabungan Penanganan Karhutla Bersama Wamen LHK

Senin, 2 Oktober 2023 - 21:55 WITA

PAMAN BIRIN Gerakkan Seluruh SKPD Pemprov Bagikan Masker Gratis Dampak Kabut Asap Karhutla

Minggu, 1 Oktober 2023 - 22:12 WITA

KABUT Asap Karhutla, Paman Birin Instruksikan Bagikan Masker Gratis

Jumat, 29 September 2023 - 21:07 WITA

BANK KALSEL Dukung REI EXPO 2023 Sediakan Rumah

Rabu, 27 September 2023 - 19:08 WITA

UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Warga GG Syukuri & Gang Suka Damai Akibat Kebakaran

Senin, 25 September 2023 - 21:12 WITA

DUKUNG Teknologi ETLE, Ketua DPRD Kalsel Dianugrahi Penghargaan oleh Kapolda

Minggu, 24 September 2023 - 23:24 WITA

Ribuan Warga Banjarmasin Utara Ikuti Jalan Sehat Bergerak, Masniah Raih Umrah dan Uang dari Paman Birin

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca