BAAYUN MAULID Secara Mandiri di Banjarmasin Tetap Digelar

- Penulis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 23:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebagian masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) termasuk Banjarmasin menggelar tradisi Baayun Maulid. Tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Pasalnya tradisi yang syarat akan nilai keagamaan tersebut seakan sudah menjadi agenda tahunan ketika bulan Rabiul Awal tiba.

Namun, semenjak pandemi Covid-19 melanda tradisi ini pun dihentikan sementara, lantaran khawatir terjadi penularan.

Biasanya, untuk menjaga tradisi ini, Pemko Banjarmasin pun setiap tahunnya menggelar Baayun Maulid secara massal di masjid.

Termasuk pada tahun ini, Pemko Banjarmasin pun masih tidak menggelar tradisi Baayun Maulid. Padahal status PPKM sudah turun ke level 2.

Tapi tidak di Majelis Muslimah Ahlussunnah Wal Jamaah Laami’ul Hidayah. Untuk pertama kalinya, majelis taklim yang berlokasi di jalan Simpang Anem, Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat menggelar acara Baayun Maulid.

 

BAAYUN MAULID Secara Mandiri di Banjarmasin Tetap Digelar

 

“Awal mulanya dari keinginan pimpinan majelis lalu langsung kita susun rencananya,” ucap Aulia Maghfiroh, Panitia Pelaksana, saat ditemui awak media usai kegiatan tersebut, Selasa (19/10/2021) siang.

Ia menjelaskan, tradisi ini digelar atas inisiasi sendiri. Tujuannya untuk menjaga tradisi Baayun Maulid di Banjarmasin.

Kemudian setelah pendaftaran dibuka, terkumpul 11 orang peserta yang mengikuti Baayun Maulid, dengan biaya pendaftaran Rp150 ribu per orang.

Baca Juga :   KAKEK MATNOR Tercebur Bersama Motornya di Lumpuran Sungai dan Melepas Nyawa

“Syaratnya usia anak maksimal 2 tahun. Kita juga sudah siapkan konsumsi dan perlengkapan ayunan. Jadi peserta tinggal merias,” tambahnya lagi.

Selain jamaah dari majelis, peserta yang ikut mendaftar juga ada dari warga sekitar. Bahkan ada juga peserta dari luar daerah, yakni dari Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Peserta Baayun Maulid juga berkesempatan untuk melakukan tanya jawab dengan ustadzah, seputar hukum syariat tradisi Baayun di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Memang tidak bisa menerima terlalu banyak peserta. Karena masih dalam suasana pandemi juga,” ungkapnya.

Di samping itu, Aulia menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan kegiatan serupa bakal kembali dijalankan di lokasi yang sama.

“Bahkan kalau tidak ada halangan akan digelar dengan peserta yang lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Diana (39), Warga Jalan Jati mengaku baru pertama kali mengikuti tradisi Baayun Maulid.

Tujuannya, semata-mata ingin menyemarakkan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan mengharapkan berkahnya.

“Sebelumnya belum pernah ikut. Dari tiga anak baru anak terakhir yang ikut Baayun Maulid. Usianya baru Setahun Delapan bulan,’ tuturnya singkat. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca