AS: Geger! Cacing Sekrup Parasit Pemakan Daging Manusia

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 00:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi --  AS perdana laporkan kasus infeksi cacing sekrup parasit pemakan daging manusia dan hewan. (Foto: iStockphoto/Christoph Burgstedt)

Foto Ilustrasi -- AS perdana laporkan kasus infeksi cacing sekrup parasit pemakan daging manusia dan hewan. (Foto: iStockphoto/Christoph Burgstedt)

SuarIndonesia — Seorang warga Maryland, Amerika Serikat, dilaporkan terinfeksi cacing sekrup (screwworm) parasit pemakan daging hidup, setelah melakukan perjalanan dari Guatemala.

Kasus ini menjadi yang pertama kali dikonfirmasi di AS pada tahun ini, di tengah kekhawatiran penyebaran wabah yang bergerak dari Amerika Tengah menuju utara Meksiko.

Menurut empat sumber yang mengetahui kasus ini, pasien telah menjalani perawatan di Maryland. Seorang pejabat pemerintah negara bagian Maryland juga membenarkan adanya kasus tersebut.

Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menolak berkomentar lebih jauh dan menyerahkan konfirmasi kepada pihak negara bagian.

Beth Thompson, dokter hewan negara bagian South Dakota, mengatakan ia mendapat informasi soal kasus tersebut pekan lalu dari pihak yang mengetahui langsung.

“Kami mengetahuinya dari jalur lain, lalu harus mendatangi CDC untuk meminta penjelasan. Mereka sama sekali tidak terbuka,” ujar Thompson melansir CNN Indonesia.

Sumber lain yang enggan disebutkan namanya menyebut, seorang eksekutif dari kelompok industri Beef Alliance telah mengirim email pada 20 Agustus kepada sekitar dua lusin pelaku usaha ternak dan daging sapi, yang menyatakan bahwa CDC sudah mengonfirmasi kasus manusia positif cacing sekrup di Maryland.

Apa itu cacing sekrup?
Cacing sekrup merupakan larva lalat parasit yang berkembang biak dengan cara menetaskan telur pada luka di tubuh hewan berdarah panas, termasuk manusia.

Setelah menetas, ratusan larva menggigit dan menembus jaringan hidup hingga dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.

Infeksi biasanya masih bisa disembuhkan bila segera ditangani. Proses pengobatan meliputi pengangkatan larva dalam jumlah besar serta pembersihan luka secara menyeluruh.

Kekhawatiran industri ternak
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan industri sapi AS, terutama karena harga daging dan ternak saat ini mencapai rekor tertinggi.

Baca Juga :   MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

Email lanjutan dari Beef Alliance menyebut bahwa informasi soal kasus ini dibatasi agar tidak berdampak besar pada pasar.

Pemerintah AS sendiri telah mengambil langkah pencegahan. Menteri Pertanian Brooke Rollins pada awal Agustus mengumumkan pembangunan fasilitas produksi lalat jantan steril di Texas, sebagai bagian dari strategi menekan populasi cacing sekrup.

Fasilitas itu diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun sebelum beroperasi penuh.

Sebelumnya, Meksiko juga mengumumkan pembangunan fasilitas serupa senilai US$51 juta di wilayah selatan.

Saat ini, satu-satunya pabrik lalat steril yang beroperasi berada di Panama City, dengan kapasitas maksimal 100 juta lalat per minggu.

Padahal, menurut perkiraan Departemen Pertanian AS, dibutuhkan sekitar 500 juta lalat steril per minggu untuk menekan penyebaran hingga kembali ke Darien Gap, perbatasan Panama dan Kolombia.

Ancaman ekonomi
Apabila penyebaran tidak terkendali, Departemen Pertanian AS memperkirakan kerugian bisa mencapai US$1,8 miliar di negara bagian Texas saja, akibat kematian ternak, biaya tenaga kerja, serta pengeluaran medis.

Wabah cacing sekrup terakhir kali berhasil diberantas dari Amerika Serikat pada 1960-an melalui pelepasan lalat jantan steril dalam jumlah masif.

Namun, sejak 2023, parasit ini kembali bergerak dari Amerika Tengah menuju utara, menimbulkan ancaman nyata bagi industri peternakan AS. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU
BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi
KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri
DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin
DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel
KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri
RANGKUL Ojol dan Ormas, Kapolresta Banjarmasin Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40

BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Berita Terbaru


Personel Lanud Sjamsudin Noor menurunkan dry ice yang dibawa Pesawat TNI AU. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:16

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca