ARUS MUDIK Melalui Bandara Syamsuddin Noor, Puncaknya Capai 42.346 Penumpang

- Penulis

Minggu, 7 April 2024 - 22:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Arys mudiik melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Minggu (7/4/2024) puncaknya dengan mencapai angka 42.346 penumpang.

Ini, yang masuk berdasarkan data posko lebaran per 6 April 2024. “Informasi yang kami catat, jumlah penumpang yang sudah dilayani hingga H-6 atau 6 April 2024 mencapai angka 42.346 pax,” tambah Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Iwan Risdianto.

Dikatakan Iwan, pada Sabtu (6/4/2024) jumlah penerbangan yang sudah dilayani i mencapai 360 penerbangan, baik yang menuju maupun dari Banjarmasin.

Sementara,  jumlah kargo yang dilayani melalui Bandara Syamsuddin Noor mencapai 504.900 kilogram.

Dibandingkan puncak arus mudik tahun 2023 lalu, terjadi kenaikan data jumlah penumpang hingga 14 persen.

“Ada kenaikan 14 persen jumlah penumpang di banding masa posko lebaran tahun 2023,” ujarnya.Untuk data pasti data pastinya jumlah penumpang yang menggunakan jasa perbangan di Bandara Syamsuddin Noor masih terus dipantau.

“Kami masih pantau untuk (data jumlah penumpang) di hari puncaknya hari ini ,” jelasnya.

Sebelumnya, Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin mengangkut sebanyak 11.744 pemudik di H-5 Lebaran pada tujuh rute yang tersedia dari atau menuju Banjarmasin.

Baca Juga :   REMBUK STUNTING, Optimis Angka dI Banjarmasin Turun

Kenaikan juga terjadi pada kargo dengan muatan barang sebanyak 131.517 kilogram atau naik 56 persen dari 2023.

Iwan menyebut pertumbuhan positif itu menjadi kabar gembira bagi aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada momen mudik Lebaran tahun ini yang menyediakan rute ke Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bali, Makasar dan Balikpapan.

Posko digelar selama 16 hari terhitung mulai 3 sampai 18 April 2024 dengan kolaborasi dari TNI, Polri, Basarnas, Airlines, Perum LPPNPI (Airnav), BMKG, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin, dan komunitas bandara lainnya.

Pihak bandara dengan seluruh unsur terkait telah mengantisipasi adanya peningkatan jumlah aktivitas di bandara maupun kondisi abnormal yang mungkin terjadi selama arus mudik kali ini. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca