APLIKASI SRIKANDI Disosialisasikan, Diskominfo Kalsel : Percepatan Implementasi SPBE Bidang Kearsipan

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 22:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi ini bukan hanya sekadar alat bantu teknologi informasi, tetapi merupakan langkah konkret untuk memodernisasi sistem tata naskah dinas dan pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (SuarIndonesia/adv)

Aplikasi ini bukan hanya sekadar alat bantu teknologi informasi, tetapi merupakan langkah konkret untuk memodernisasi sistem tata naskah dinas dan pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (SuarIndonesia/adv)

Suarindonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Sosialisasi Aplikasi Umum Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi).

Kegiatan merupakan bagian dari upaya percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya di bidang kearsipan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, M. Muslim, melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Hasnan Ash Shiddieqy, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis ini bertujuan memperkenalkan sekaligus memberikan pemahaman mendalam kepada peserta terkait penggunaan Aplikasi Srikandi sebagai sistem pengelolaan arsip dinamis modern di lingkup Pemprov Kalsel.

“Aplikasi ini bukan hanya sekadar alat bantu teknologi informasi, tetapi merupakan langkah konkret untuk memodernisasi sistem tata naskah dinas dan pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Hasnan, Banjarbaru, Selasa (21/10/2025).

Ia menambahkan, di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi kearsipan menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang efisien dan responsif.

Hasnan menjelaskan, penerapan Aplikasi Srikandi akan membantu mengatasi berbagai kendala dalam manajemen persuratan berbasis kertas yang selama ini masih banyak digunakan.

“Dengan penerapan teknologi ini, kita dapat menghindari potensi kehilangan arsip, meningkatkan transparansi proses disposisi, serta memastikan otentikasi arsip digital secara hukum melalui tanda tangan elektronik (TTE),” jelasnya.

Pemprov Kalsel sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui percepatan implementasi SPBE.

Penggunaan sistem persuratan manual dinilai sudah tidak relevan dan kerap menghambat efisiensi birokrasi.

Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020 tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis, Aplikasi Srikandi ditetapkan sebagai aplikasi wajib yang harus diimplementasikan oleh seluruh instansi pemerintah dalam tata naskah dinas dan pengelolaan arsip elektronik.

Baca Juga :   PELAKU Rudapaksa Anak di Bawah Umur Diciduk

Dituturkan Hasnan, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mensosialisasikan langkah-langkah teknis yang perlu diambil oleh seluruh pengguna Srikandi di lingkungan Pemprov Kalsel agar dapat diterapkan secara efektif dan sesuai kaidah kearsipan nasional.

Dimana peserta yang hadir merupakan administrator dan tenaga teknis pengelola tata naskah serta kearsipan dari seluruh SKPD dan unit kerja di lingkup Pemprov Kalsel.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi, Muhammad Dong, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam mengoperasikan Aplikasi Srikandi.

“Kami ingin memastikan setiap SKPD memiliki pemahaman yang sama dan kemampuan teknis yang memadai dalam menjalankan aplikasi ini.

Implementasi Srikandi tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital yang memperkuat tata kelola pemerintahan di Kalsel,” ujarnya.

Dong menambahkan, ke depan Diskominfo Kalsel akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Srikandi di tiap perangkat daerah.

Dengan demikian, sistem ini dapat memberikan manfaat nyata dalam peningkatan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas kearsipan di lingkup pemerintahan daerah.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca