ANGGOTA DPR RI Desak Pemprov Kalsel Realisasi Bendungan Riam Kiwa, Cegah Banjir

- Penulis

Selasa, 21 November 2023 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kalsel di DPR RI, Syaifullah Tamliha,. (SuarIndonesia/HM)

Wakil Kalsel di DPR RI, Syaifullah Tamliha,. (SuarIndonesia/HM)

SuaIndonesia – Pembangunan Waduk Riam Kiwa di Kabupaten banjar masih belum terlihat tanda tanda akan dimulai, pasalnya pembebasan lahannya belum terselesaikan.

“Belum selesai pembebasan tanah itu, pemerintah daerah dan kabupaten bisa bersinergi bisa menyelesaikan ganti untung,” ucap Wakil Kalsel di DPR RI, Syaifullah Tamliha, pada Senin (20/11/2023).

Menurutnya selama proyek strategis nasional tersebut belum terealisasi, maka banyak kecamatan di Kabupaten Banjar masih terancam banjir.

Ia terus mendorong pembangunan Waduk Riam Kiwa dapat terealisasi dan pemanfaatannya dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Jadi ya kita berharap pemerintah daerah bisa menyelesaikannya, kalau tidak, maka tidak bisa menyelesaikan masalah banjir di Kalsel, kan dimuaranya (di sana),” lanjut dia.

Dirinya mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) baik Pemprov Kalsel maupun Pemkab Banjar agar segera menyelesaikannya.

Meski tidak lagi berada di Komisi V, namun anggota Komisi VIII DPR RI itu terus memantau proses pembangunan Waduk Riam Kiwa di Kementerian PUPR dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Padahal menurut dia, dana dari pinjaman luar negeri, dan ivenstor dari China sudah tersedia. Namun kini tinggal soal ganti untung tanah milik warga yang terdampak pembangunan Waduk Riam Kiwa belum selesai di tingkat pemerintah daerah.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

“Duitnya 240 juta US dolar, kalau dikalikan dengan 15.500 sekarang, itu sekitar Rp5 triliun. Mumpung investornya mau, ya semestinya bikin pekerjaan, dimulai dengan pembebasan tanah agar tidak bermasalah lagi,” terang dia.

Sejauh ini, hanya bendungan di Jaro, Kabupaten Tabalong, yang sudah beres. “Itu insha Allah sudah selesai. Nah hanya Waduk Riam Kiwa ini jadi problem, kalau ini tidak selesai, sulit untuk ditindaklanjuti,” tutupnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru