ANGGAPAN ‘Terlalu Tinggi Bermimpi’ dalam Jalani Kehidupan Harus Dihapus

- Penulis

Senin, 11 April 2022 - 23:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Rasa minder yang biasanya melekat dalam diri anak penghuni panti asuhan sering menjadi penghalang untuk mengembangkan bakat dalam diri mereka.

Hal itulah yang jadi landasan bagi organisasi Kolaborasi Pemuda Indonesia (KOPI) Kota Banjarmasin, untuk kembali menggelar program roadshow ramadan ke panti-panti asuhan.

Kali ini, program Roadshow KOPI Banjarmasin digelar di Panti Asuhan Ar-Risalah, Komplek Bumi Graha Lestari, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Ketua DPD KOPI Banjarmasin, Dian Firdaus Yusuf menilai, rasa pesimis yang masih tertanam dalam diri, akan menjadi momok bagi para pemuda yang hidup di panti asuhan ketika terjun ke masyarakat.

Padahal menurutnya, seorang pemuda harus mempunyai pemikiran yang luas dan inovatif agar bakat terpendam yang ada dalam dirinya bisa berkembang.

Sehingga, dalam program roadshow ini selain menggelar buka bersama dengan anak yatim penghuni panti asuhan, pihaknya akan menanamkan motivasi kepada mereka.

“Apa yang disampaikan ini bertujuan agar mereka tetap memiliki kepercayaan diri dalam cara berpikir pemuda kita di panti asuhan, terutama dalam menjalani kehidupan bermasyarakat,” ucapnya di sela kegiatan yang digelar, Minggu (10/4/2022) petang.

 

ANGGAPAN 'Terlalu Tinggi Bermimpi' dalam Jalani Kehidupan Harus Dihapus (2)

 

Bukan tanpa alasan, ia melihat para penghuni panti asuhan tersebut mayoritas berisi anak yatim yang masih duduk di bangku SD dan SMP. Hanya beberapa saja yang SMA dan kuliah.

Dan biasanya, ia membeberkan kurangnya kepercayaan diri di kalangan penghuni panti asuhan ini menjadi momok tersendiri bagi mereka, dibandingkan dengan anak-anak di luar panti.

Karena itulah, pihaknya memberikan motivasi untuk menanamkan kepercayaan diri yang tinggi dalam pola berpikir anak-anak penghuni panti.

“Hapus anggapan terlalu tinggi bermimpi dalam kamus kehidupan. Karena imajinasi dan pemikiran kaum muda ini masih sangat terbuka dan mudah untuk berinovasi,” imbuhnya.

“Di samping itu juga agar tidak ada lagi yang merasa berbeda ketika berhadapan dengan temannya di luar panti. Karena semua berhak mendapatkan kesempatan yang sama di mata masyarakat,” ungkap pemuda yang akrab disapa Daus itu.

Baca Juga :   ARGUMENTASI Diutarakan H Fani - Habib Taufan Sektor Pertanian di Debat Perdana jadi Perhatian

Di sisi lain, ia menjelaskan, bahwa kegiatan hari ini adalah pembuka sari rangkaian program roadshow KOPI Banjarmasin selama Ramadan di tahun 2022.

“Akan ada 10 panti asuhan yang lokasinya sudah ditentukan salam ramadan tahun ini yang dikunjungi sekaligus memberikan bantuan. Jadi setiap kecamatan paling tidak ada dua panti yang kita jadikan target program roadshow ini,” jelasnya.

Dengan mengusung tema “Generasi Pembawa Perubahan”, ia berharap semangat dan informasi yang disampaikan dalam kegiatan rutin tahunan itu diharapkan bisa memberikan impact atau pengaruh dengan pola berpikir penghuni panti.

“Minimal 100 anak penghuni panti asuhan kita targetkan di ramadhan tahun ini benar-benar bisa memberikan dampak terhadap lingkungan sekitarnya,” pungkas Daus.

Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Ar-Risalah, Dian Yuliastuti mengaku sangat bersyukur atas kunjungan KOPI Banjarmasin di panti asuhan yang dihuni oleh 45 anak tersebut.

“Anak-anak mendapat pengetahuan yang positif dan sangat menginspirasi sekali,” katanya

“Karena mereka diarahkan agar memiliki kepercayaan diri yang tinggi agar bisa berpikir maju dan mengambangkan potensi yang ada dalam dirinya,” tambah Yuli.

Apa yang disampaikan Yuli itu bukan tanpa sebab, pasalnya dalam kegiatan roadshow kali ini ada salah satu pemuda penghuni panti asuhan yang berani angkat bicara terkait mimpi besarnya.

Dia adalah seorang pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa di salah satu sekolah tinggi swasta di Kalimantan Selatan, namanya Rian.

Dia mengaku mempunyai mimpi ingin menjadi orang kaya lewat usaha kecilnya yang saat ini sedang dirintis pada bidang kuliner.

Rian merasa PD mimpinya atau cita-citanya bisa tercapai. Karena dengan jadi orang kaya, maka ia bisa lebih mudah dan banyak lagi dalam membantu orang lain. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:50

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca