ALAT SENSOR Bakal Pasang pada TPS Liar di Kota Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 2 November 2022 - 23:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Problem tumpukan sampah di lahan kosong dan tempat penampungan sementara (TPS) yang operasionalnya sudah ditutup masih menjadi momok bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Alhasil, selain memasang kamera pengawas alias CCTV di eks tempat penampungan sementara (TPS), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin bakal meletakkan kotak sensor.

Kotak ini berwarna hitam dan ada pendeteksi gerakan di kotak itu. Ketika dilintasi warga, kotak bakal mengeluarkan suara yang berisi peringatan agar jangan membuang sampah sembarangan.

Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menjelaskan, peletakan kotak hitam itu sebagai uji coba. Tujuannya, sebagai pengingat sekaligus edukasi untuk masyarakat.

“Agar tidak lagi membuang sampah di lokasi eks tps dan tps-tps liar,” jelasnya, Rabu (2/11/2022) di Balai Kota.

Selain eks TPS, kini DLH Banjarmasin juga disibukkan dengan maraknya TPS liar. Bayangkan saja, menurut Alive, hampir di tiap ada lahan kosong terdapat tumpukan sampah.

Dari hasil pengamatan pihaknya, oknum pengendara yang melintas sekaligus membuang sampah sembaranganlah yang memicu kemunculan TPS liar itu.

“Misalnya di kawasan Jalan Pramuka. Persis di pinggir jalan,” ujarnya.

Beruntungnya, menurut Alive, keberadaan TPS liar itu tidak menambah volume sampah yang ada di Banjarmasin tiap harinya.

“Adanya TPS liar itu, hanya menambah titik-titik sampah saja. Sementara volumenya, masih sama. Ada dugaan, pembuangnya adalah oknum warga yang sama,” jelasnya.

“Maka dengan adanya alat ini, kami ingin melakukan edukasi terkait hal itu. Mudah-mudahan, masyarakat bisa sadar,” tutupnya.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Sebagai uji coba permulaan, kemudian melihat apakah dengan adanya alat itu bisa efektif atau tidak, pihaknya pertama-tama bakal meletakkannya di lokasi eks TPS Kuripan.

Pemasangan, direncanakan hari ini Diketahui, di eks TPS ini, tiap harinya masih ada sampah yang menumpuk. Padahal, sudah berbagai cara dilakukan.

Mulai dari pemasangan spanduk larangan, penjagaan petugas satuan polisi pamong praja atau Satpol PP, hingga sanksi tindak pidana ringan.

Sayangnya, keberadaan sampah di kawasan tersebut tak kunjung bisa ditekan.

“Jadi, sebelum adanya pemasangan kamera cctv, kami ingin memasang alat ini dulu,” timpal Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah di DLH Banjarmasin, Marzuki.

Ia mengatakan, demi keamanan alias menghindari alat itu dicuri, pihaknya akan meletakkan di tempat yang tidak bisa dilihat atau dijangkau.

“Sambil kami lihat titik di mana yang pas nantinya. Kami lihat nantinya, apakah efektif atau justru alatnya yang hilang,” tambahnya.

Lebih jauh, disinggung dari mana alat tersebut didapatkan, Marzuki hanya mengatakan bahwa alat itu merupakan sumbangan salah seorang warga Banjarmasin.

“Warga ini cukup kreatif, dan peduli terhadap lingkungan. Kami sangat mengapresiasi hal ini,” pujinya.

Lantas, apakah apabila alat itu berhasil, apakah ada kemungkinan bakal diperbanyak? Disinggung terkait hal itu, Marzuki belum bisa memastikannya.

“Intinya, kami ingin mencoba alat ini terlebih dahulu,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca