AKSI MAHASISWA di Mimbar Bebas Kamisan: Perlunya Pengawasan bagi Aparat dan Pemerintah

AKSI MAHASISWA di Mimbar Bebas Kamisan: Perlunya Pengawasan bagi Aparat dan Pemerintah

SuarIndonesiaAksi Kamisan yang dilakukan belasan mahasiswa di perempatan Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin Kali ini masih mengangkat isu adanya dugaan aksi kekerasan yang diduga kerap dilakukan oleh aparat keamanan terhadap mahasiswa ketika menggelar aksi unjuk rasa.

Dari pantauan terlihat, belasan mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin menggelar Mimbar Bebas Kamisan yang diisi dengan orasi dan juga pembacaan puisi.

Saat dibincangi awak media, Koordinator lapangan, Zikri Nur Abadi mengatakan, tindakan kekerasan oleh aparat tidak hanya terjadi di luar daerah saja, tapi juga terjadi di Kalsel.

Seperti yang baru-baru ini terjadi. Atau tepatnya, saat mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa #SaveKPK. Baik Jilid I maupun Jilid II.

 

 

Aksi Kamisan yang dilakukan belasan mahasiswa di perempatan Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin (2)

 

 

Padahal, menurut pemuda yang saat ini juga menjabat sebagai Presma Uniska Banjarmasin itu, selama menjalankan aksi unjuk rasa, rekan-rekannya dari kalangan mahasiswa selalu berupaya agar aksi berjalan dengan baik.

“Kami tidak mau gegabah. Karena kami sebagai mahasiswa, juga sebagai penyampai aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Untuk itu, ia mengutuk aksi tindak kekerasan yang dilakukan aparat keamanan. Karena pada dasarnya, aparat ada untuk mengayomi masyarakat.

“Kami hanya mengingatkan. Bahwa tindak kekerasan oleh aparat ini juga memicu banyaknya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), di tahun 1998 lalu,” tegasnya.

Di sisi lain, mengingat sudah seringnya aksi kamisan digelar, Zikri pun membeberkan bahwa tuntutan yang disuarakan memang tidak semua didengar oleh pemerintah.

Tapi setidaknya, melalui aksi tersebut, mereka turut serta membantu mencerdaskan masyarakat. Membuka mata masyarakat bahwa ada banyak sekali hal yang perlu disoroti sehingga baik pemerintah maupun aparat mesti diawasi.

“Dan saya rasa, masyarakat menyambut baik akan hal itu,” tuntasnya.(SU)

 225 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: