AKSES Perbatasan Sanggau-Malaysia Terputus Akibat Banjir

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit Kodam 1204/Sanggau menolong masyarakat yang akan melintasi jalan yang terendam banjir. (Foto: Dok Pendam XII/Tpr)

Prajurit Kodam 1204/Sanggau menolong masyarakat yang akan melintasi jalan yang terendam banjir. (Foto: Dok Pendam XII/Tpr)

SuarIndonesia — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, sejak Sabtu (10/1/2026) kemarin sampai saat ini memicu banjir yang merendam ratusan rumah warga serta memutus akses transportasi di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

“Luapan air akibat intensitas hujan tinggi membuat beberapa kecamatan terdampak, antara lain Kecamatan Entikong, Sekayam, Noyan, dan Beduai. Kodim 1204/Sanggau bersama instansi terkait langsung menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan dan membantu penanganan bencana di lapangan,” kata Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Kav Slamet Purwanto, melalui rilisnya, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan laporan hingga Minggu (11/1/2026), pukul 08.30 WIB, Kecamatan Sekayam menjadi wilayah yang terdampak paling parah. Banjir merendam Desa Pengadang, Desa Sotok, dan Desa Balai Karangan dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai dua meter di sejumlah titik.

Di Desa Pengadang, banjir menggenangi sekitar 45 hektare lahan dan berdampak terhadap 138 kepala keluarga. Di Desa Sotok, sebanyak 185 kepala keluarga terdampak, sementara di Desa Balai Karangan sedikitnya 471 rumah terendam sehingga aktivitas masyarakat lumpuh.

Selain permukiman, banjir juga menggenangi Jalan Lintas Malindo yang menghubungkan Sekayam–Entikong serta jalur Balai Karangan–Sekayam–Senaning. Ketinggian air di ruas jalan tersebut mencapai sekitar 115 sentimeter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam.

“Akses sementara hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan bantuan rakit dan perahu milik warga,” kata Dandim Slamet, melansir dri AntaraNews.

Sementara itu, kondisi di Kecamatan Entikong dilaporkan mulai berangsur membaik. Air sudah surut dan warga mulai membersihkan sisa lumpur di rumah masing-masing.

Baca Juga :   PROPAM Polda Kalsel dan POM TNI Sidak Kelengkapan Anggota Polri di Jalan Raya

Di Kecamatan Beduai, banjir melanda Dusun Beringin dan Dusun Beduai, Desa Bereng Bekawat. Sebanyak 60 kepala keluarga terdampak dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter. Jalan Lintas Malindo Beduai–Sekayam juga masih tergenang setinggi 10 hingga 15 sentimeter dan memerlukan kewaspadaan pengguna jalan.

Kodim 1204/Sanggau bersama Satgas Pamtas Yon Arhanud 1/Kostrad, BPBD, Polri, dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan di wilayah terdampak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa.

Dandim 1204/Sanggau menyatakan pihaknya siaga 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air, serta mengimbau masyarakat segera melapor apabila kondisi memburuk.

“Hingga Minggu siang kemarin, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Sanggau dan genangan banjir di sejumlah titik belum menunjukkan tanda-tanda surut signifikan,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming
KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman
ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca