AKHIRNYA Ansharuddin Diserahkan Penyidik Polda Kalsel Beserta Berkas Dugaan Penipuan ke Kejari Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 24 Oktober 2019 - 14:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Akhirnya penyidik Dit Reskrimum Polda Kalsel melimpahkan atau tahap II yakni tersangka Ansharuddin, tak lain Bupati Balangan dan berkasnya ke Kejari Banjarmasin, Kamis (24/10)

Limpahkan berkas atas dugaan penipuan dengan tersangka Ansharuddin ini, kemudian hampir dua jam diteliti lagi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin. Dan dalam waktu dekat perkaranya akan di sidangkan.

Sementarea Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai didampingi Direktur Reskrimum, AKBP Sugeng Riyadi dan Kasubdit IV Jatanras, AKBP Apebrianto, dalam keterangan pers membenarkan atas tuntas penanganan atas kasusnya serta berkas beserta tersangka dilimpahkan ke kejaksaan.

“Selanjutnya wewenang kejaksaan hingga kapan disidangkan. Soal ditahan atau tidak juga bukan wewenang pihaknya dan itu sudah ada pada kejaksaan,” tambah AKBP Sugeng.

Dan dari pihaknya juga masih memproses atas laporan balik dari pihak Ansharuddin terhadap orang yang melaporkannya atas dugaan penipuan cek kosong dengan nilai Rp 1 Miliar.

Baca Juga :   KPU KALSEL Konsultasikan Surat Suara Pilwali Banjarbaru ke KPU RI

Tak lama setelah itu, Ansharuddin didampingi tim kuasa hukumnya di komando Fazri SH MH dari Kantor Borneo Lawa Firm, keluar dari Kejari Banjarmasin.

Dan Ansharuddin tak memberikan keterangan apapun. Ia langsung masuk mobil prbadinya dan keluar dari Kantor Kejari.

Memang pihaknya mendampingi Pa Ansharuddin atas tahap II berkas perkaranya.

Pihaknya sebenarnya bisa menunda pelimpahan ini, sehubungan pelaporan balik.

Namun, kemudian dirasa lagi kalau cepat lebih baik dan pihaknya menuruti serta selama ini selalu kooperatif.

Banjarmasin, dan berharap kasus ini profesional dan transparan agar bisa diketahui siapa yang salah dan benar.

“Apalagi dalam waktu yang sama yakni 2 April 2018 ada dua kejadian di tempat berbeda. Kita harapkan proses laporan kami juga berlanjut diproses,” ujarnya lagi. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca