80 TENTARA AS Tewas dalam Serangan Rudal Balasan, Klaim Iran

- Penulis

Rabu, 8 Januari 2020 - 18:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi serangan rudal. (Foto: Antara Foto/Kuwadi dan Budi Candra)

 

SuarIndonesia – Iran mengklaim sekitar 80 tentara Amerika Serikat tewas dalam serangan rudal Iran pada Rabu (8/1) dini hari. Salah satu sumber Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) mengklaim serangan tersebut menewaskan 80 tentara AS dan 200 lainnya terluka.

“Menurut laporan akurat dari sumber kami di sekitar Al-Asad, setidaknya 80 tentara Amerika tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka, yang akan segera dipindahkan keluar dari pangkalan udara menggunakan helikopter,” ungkap seorang sumber seperti dilansir Mehrnews.

Jumlah korban tewas ini berbanding terbalik dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia menyatakan serdadu AS di Irak dalam kondisi aman usai serangan rudal Iran.

“Semua baik-baik saja. Kami sekarang sedang menghitung kerusakan dan korban. Sejauh ini semua baik. Kami memiliki tentara terkuat dan terlengkap di dunia sejauh ini. Saya akan memberikan pernyataan pada esok pagi,” cuit Trump melalui akun Twitter, seperti dikutip CNN.

Salah satu petinggi pejabat AS mengatakan pangkalan tersebut memiliki sistem peringatan serangan rudal yang aktif ketika terjadi insiden. Menurut dia, hal itu membuat seluruh prajurit bisa tepat waktu berlindung di ruang bawah tanah.

Sekitar 20 titik di pangkalan militer Al Asad dilaporkan terkena serangan 15 rudal Iran. Sementara sejumlah pesawat nirawak dan helikopter dilaporkan hancur.

“Terlepas dari kenyataan bahwa Amerika telah siaga, namun pertahanan udara mereka tidak mampu merespon serangan udara,” kata dia.

Baca Juga :   MEMPERKUAT SINERGI Antarinstansi Penegak Hukum yang Solid

Sumber yang sama juga menyebutkan sekitar 104 titik penting di basis militer AS telah berhasil diidentifikasi.

“Sebanyak 104 titik penting di pangkalan udara AS di kawasan berhasil diidentifikasi, yang bisa saja hancur akibat sikap AS,” ujarnya.

Basis militer Al Asad merupakan pangkalan terbesar kedua milik Amerika Serikat untuk Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Sejak 2014, operasional pangkalan Al Asad telah diambil alih AS yang juga menjadi basis untuk tentara Denmark dan Australia.

IRGC menyasar dua pangkalan udara milik AS yakni Al Asad dan Erbil di Irak untuk membalas serangan yang diperintahkan Trump hingga menewaskan Mayjen Qasem Soleimani.

Setidaknya sembilan roket yang menghantam dua basis militer pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara Irak. Sumber keamanan mengatakan serangan tersebut terjadi setelah faksi pro-Teheran berkomitmen untuk bergabung bersama melakukan serangan balasan terhadap Amerika Serikat. (CNN/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca