21 RUMAH Terdampak Longsor di KM 28 Jalur Poros Samarinda-Balikpapan

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 23:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kondisi jalur poros Samarinda-Balikpapan Kilometer 28 yang rusak parah akibat longsor, kini dilakukan penanganan darurat oleh BBPJN Kaltim agar bisa dilintasi kendaraan meski satu lajur. (ANTARA/HO-BBPJN Kaltim)

Kondisi jalur poros Samarinda-Balikpapan Kilometer 28 yang rusak parah akibat longsor, kini dilakukan penanganan darurat oleh BBPJN Kaltim agar bisa dilintasi kendaraan meski satu lajur. (ANTARA/HO-BBPJN Kaltim)

SuarIndonesia — Pemerintah Desa Batuah Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur mencatat setidaknya ada 21 rumah terdampak longsor di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 28 yang merupakan jalur poros Samarinda menuju Balikpapan.

“Dari 21 rumah terdampak itu melibatkan 28 Kepala Keluarga (KK) dengan total 88 jiwa. Jumlah ini diperkirakan bakal terus bertambah mengingat pergerakan tanah masih terjadi di lokasi tersebut,” kata Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid di Samarinda, Rabu (21/5/2025).

Longsor di Jalan KM 28 Desa Batuah, Loa Janan yang semakin parah sejak Kamis (15/5/2025) tidak hanya merusak permukiman warga tetapi juga membuat kondisi infrastruktur jalan nasional ambles.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kaltim Achmad Rasyidi memastikan bahwa para korban mendapatkan bantuan logistik dari hasil koordinasi dengan Dinsos Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Para korban yang mendapatkan bantuan sudah kami catat berdasarkan laporan Dinsos kabupaten setempat. Logistik itu sudah kami siapkan sebelumnya di setiap kabupaten untuk jaga-jaga manakala ada bencana,” tutur Rasyidi dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Untuk perbaikan infrastruktur jalan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melakukan penanganan darurat untuk memulihkan akses vital ruas jalur poros Samarinda-Balikpapan agar bisa dilalui usai amblas akibat longsor.

Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBPJN Kaltim Budi Faizal menjelaskan bahwa penanganan yang dilakukan bersifat sementara, yaitu memperkuat tebing dengan cerocok. Pihaknya juga sudah memasang rambu-rambu lalu lintas serta normalisasi filtrasi rembesan air menggunakan bak kontrol yang dialirkan dengan pipa.

Baca Juga :   DLH KALSEL dan Komunitas Jurnalis Kegiatan Lingkungan akan Digelar di Tiga Desa

Saat ini, lalu lintas sudah dapat melewati jalur tersebut meskipun masih satu arah.

Meski lalu lintas terpantau lancar, BBPJN Kaltim menghadapi sejumlah kendala dalam penanganan sementara maupun perencanaan penanganan permanen. Salah satu kendala adalah permintaan akses dari warga terdampak untuk memindahkan barang-barang dari rumah mereka yang roboh.

Selain itu, pihak PLN dan BBPJN Kaltim perlu mempersiapkan penebangan pohon dan pembersihan lahan untuk jalur samping.

Dijadwalkan, investigasi tanah dengan metode boring test dilakukan pada Kamis (22/5/2025), dengan pendampingan dari Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN).

BBPJN Kaltim juga masih menunggu dokumen kebencanaan dari Bupati Kutai Kartanegara untuk melakukan tindak lanjut.

Untuk penanganan permanen, BBPJN Kaltim kemungkinan akan melakukan alih trase jalan. Namun, rencana ini masih menunggu pemindahan tiang listrik oleh PLN.

“Kalau tiang listrik sudah dipindah, kita bisa relokasi sehingga bisa masuk jadi dua jalur,” jelas Budi Faizal. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan
AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla
INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok
GOSONG Sisi Jalan Arah Bandara, Gubernur Pimpin Pembasahan
DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga
HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator
DI TENGAH ANCAMAN Kemarau dan Karhutla, Korem 101/Ant Gelar Salat Istisqa

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca