17 SMP di Banjarmasin Belum Terpenuhi Kuota Siswanya

- Penulis

Senin, 8 Juli 2019 - 23:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Banjarmasin yang memiliki kouta keseluruhan sebanyak 7.000 peserta didik pada tahun 2019 belum terpenuhi secara merata pada PPDB Online yang berisi tiga jalur yakni jalur zonasi, prestasi dan siswa pindahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Drs Totok Agus Daryanto mengatakan, setidaknya ada 17 SMP di Banjarmasin yang masih belum terpenuhi kouta siswanya pada PPDB Online yang merupakan tahap pertama dari tiga tahap yang ditetapkan pemerintah pada Permendikbud nomor 51 tahun 2018.

Ia menyebutkan dalam peraturan tersebut pada pasal 14 ayat 1 mengatur tentang sekelumit proses dan jalur dari tahapan PPDB Online.

“Namun dua ayat berikutnya pada pasal 14 juga masih ada dua tahapan dari seluruh PPDB. Jadi PPDB Online ini bukan satu satunya tahapan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (08/07/2019).

Totok menjelaskan bunyi ayat ke 2 di pasal 14 tersebut adalah Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya wajib menyalurkan kelebihan calon peserta didik di suatu sekolah pada sekolah lain yang masih kekurangan dengan syarat dalam zonasi yang sama.

“Jadi kami akan menggunakan peraturan ini di Banjarmasin untuk mengisi 17 sekolah yang masih belum terpenuhi koutanya,” ucap Totok.

Ia berjanji dalam dua hari ke depan yakni pada tanggal 9 dan 10 Juli tahun 2019, Dinas Pendidikan akan menyalurkan peserta didik yang mengalami kelebihan kouta di suatu sekolah untuk di kirim kesekolah yang mengalami kekurangan namun masih dalam zona yang sama.

“Saya harap dengan ini nanti 17 sekolah yang belum terpenuhi bisa segeranya merata dengan sekolah lainnya,” katanya.

Totok mengungkapkan sejatinya jika dilirik dari jumlah lulusan SD di Kota Banjarmasin tersebut berada pada angka 11 ribu lulusan.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL, Tahan Direktur PT ADCL Perkara Penyertaan Modal Rp 19 Miliar

“Logikanya jika 11 ribu lulusan, dan kouta hanya 7 ribu, berarti ada 4 ribu yang tak tertampung,” ungkapnya.

Totok menduga perkara tersebut disebabkan perkembangan frame pandangan orangtua terhadap sekolah swasta meningkat dengan pesat. Sebab pendaftar sementara untuk sekolah SMP di Kota Banjarmasin secara keseluruhan hanya berada pada angka 6 ribu pesera didik.

“Artinya ketertarikan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di swasta ini terjadi peningkatan yang signifikan,” beber Totok.

Sementara itu ia tak mau melampui terlalu jauh terhadap tahapan ketiga. Karena Totok merasa optimis jika pada tahapan kedua kouta PPDB SMP di Banjarmasin akan terpenuhi secara keseluruhan ditiap sekolah.

“Jadi kita kita tunggu saja tahapan kedua, kalau beres maka tahapan ketiga ditiadakan,” pungkasnya.

Ia membantah terhadap pemberitaan lainnya yang menyebutkan ribuan calon siswa SMP tak tertampung di Banjarmasin. “Ini baru tahapan pertama kok, masih ada dua tahapan lagi. Kita membuka peluang selebar lebarnya untuk masyarakat bisa menyekolahkan anaknya di sekolah negeri,” tutupnya.

Data resmi Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sebanyak 17 SMP yang belum terpenuhi koutanya secara zona kecamatan Kecamatan Banjarmasin Tengah SMPN 26 dan SMPN 10, Kecamatan Banjarmasin Selatan meliputi SMPN 4, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 28 dan SMPN 34, Kecamatan Banjarmasin Timur SMPN 16, SMPN 22 dan SMPN 23, Kecamatan Banjarmasin Barat SMPN 25, Kecamatan Banjarmasin Utara SMPN 13, SMPN 15, SMPN 17, SMPN 21, SMPN 29 dan SMPN 32.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca