Polisi lacak 1.425 Napi Kabur di Palu dengan facial recognition.

- Penulis

Selasa, 9 Oktober 2018 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sebanyak 1.425 napi melarikan diri dari lembaga pemasyarakatan (lapas) di Palu dan Donggala saat gempa dan tsunami melanda.

Seperti dilansir dalam kumparan.con, Dari catatan Kemenkumham pada Senin (8/10), sebanyak 1.096 napi belum diketahui keberadaannya, sementara sisanya telah kembali ke lapas dan melaporkan diri.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenkumham untuk proses pengejaran. Polri akan menggunakan database yang dimiliki Kemenkumham untuk memburu para napi.

“Itu kita sedang koordinasi dengan Kemenkumham, dari Kemenkumham kan datanya juga. Saya enggak tahu nih datanya masih ada apa enggak, mungkin kesapu dengan tsunami juga. Yang ada datanya kita akan lakukan pengejaran,” ucap Setyo di Gedung Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/10).

Baca Juga :   POLISI Selidiki Kebakaran Hanguskan Rumah dan Satu Unit Motor

Selain berbekal data, polisi juga akan menggunakan teknologi pengenal wajah atau facial recognition. Terlebih ia menyakini data para napi tersebut telah direkam oleh Kemenkumham.

“Selain kita juga punya data-data pendukung lain seperti sidik jarinya dia, kemudian ciri-ciri khusus, kan semua begitu masuk ke LP pasti dicatat. Moga-moga bisa cepatlah dan tidak keluar dari Sulteng,” imbuh Setyo.

Namun ia mengkhawatirkan para napi tersebut membaur dengan para pengungsi gempa dan tsunami. Hal tersebut menurutnya akan menjadi tantangan tersendiri lantaran saat ini ada sekitar 62.000 pengungsi. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden
SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik
WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!
KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca