YATIM PIATU Korban Covid Terima Bantuan dari Mensos

YATIM PIATU Korban Covid Terima Bantuan dari Mensos

SuarIndonesia – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini menyerahkan bantuan sosial asistensi rehabilitasi sosial (Atensi) kepada puluhan anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental atau Panti Sosial Budi Luhur (PSBL) Banjarbaru, Rabu (15/09/2021)

Sebanyak 176 anak mendapatkan bantuan sosial karena menjadi korban Covid 19 dari Kemensos. Jumlah ini, bahkan bisa kembali naik seiring bertambahnya kasus Covid 19 di Kalsel.

“Saya memberi semangat kepada anak anak, karena kalian semua tahu kan. Kalau Tuhan kita itu sangat sayang pada kita, saya tahu saat kalian ditinggalkan orang tua kalian. Pasti kalian sempat marah sempat bingung, tapi kalian harus tau kalau kalian anak – anak yang paling kami sayang, kalian kami perhatikan,” ujar Risma kepada anak yatim piatu.

 

 

YATIM PIATU Korban Covid Terima Bantuan dari Mensos (5)

 

 

Menurutnya, penyerahan bantuan untuk anak korban Covid-19 hanya perwakilan yang diberikan langsung olehnya. Dengan nilai sebesar, Rp300 ribu untuk anak yang belum sekolah, sementara untuk anak yang sudah bersekolah Rp200 ribu per anak.

Bantuan tersebut akan diberikan secara berkala setiap bulan seperti halnya bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

“Per bulan akan kita bantu, sementara ini Kalsel masih 176 orang khusus untuk korban Covid 19, tapi jumlah ini setiap hari akan terus bergerak,” tambahnya.

Risma menambahkan jika pada tahun berikutnya di 2022 Kemensos akan memberikan bantuan sosial untuk seluruh anak yatim.

“Sementara yang korban Covid dulu,” ujarnya.

 

 

YATIM PIATU Korban Covid Terima Bantuan dari Mensos (1)

 

 

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalsel saat ini jumlah anak yang menjadi yatim, piatu dan yatim piatu ada 215 anak berusia 0 sampai 17 tahun yang kehilangan orang tua gara-gara Covid-19. Terdiri dari itu, 102 di antaranya menjadi yatim dan 89 lainnya jadi piatu. Sedangkan 24 sisanya jadi yatim piatu.

Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah, karena masih ada tiga kabupaten yakni Tapin, Banjar dan Balangan yang belum melaporkan ada berapa anak di daerahnya yang kehilangan orang tua lantaran Covid-19.

Dalam acara yang sama Risma juga meresmikan sentra kreasi PSBL Budi Luhur. (SU)

 433 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: