Suarindonesia – Ternak bebek di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dinyatakan positif flu burung.
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin membenarkan hal itu.
Ia memgaku baru mendapatkan informasi terkait sebaran flu burung tersebut pada Minggu (26/2/2023).
Berdasarkan laporan yang diterima, satu sampel dipastikan positif flu burung yang menyerang ternak bebek.
“Kita khawatir kalau menyerang manusia juga,” ujar Diauddin, kepada sejumlah wartawan di Banjarbaru, pada Senin (28/2/2023).
Pada sisi lain, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, sudah menginstruksikan jajaran Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya virus flu burung clade 2.3.4.4.
Kewaspadaan ini juga tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan Nomor 16183/PK.320/F/01/2023 tanggal 16 Januari 2023, terkait peningkatan kewaspadaan HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza) sub tipe H5N1 clade 2.3.4.4.
Permintaan Paman Birin (sapaan khas gubernur) ini langsung ditindaklanjuti Disbunnak bersama dinas yang menjalankan fungsi peternakan dan kesehatan hewan di masing-masing wilayah dan instansi terkait.
Dalam hal ini Balai Veteriner Banjarbaru dan Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, dengan bergerak cepat melalukan koordinasi sebagai upaya kewaspadaan terhadap munculnya HPAI di peternakan unggas di Kalimantan Selatan.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















