WARGA TOLAK Opsen 66 Persen PKB dan BBNKB, Dewan Kalsel : Tinjau Ulang

- Penulis

Selasa, 17 Desember 2024 - 22:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

audensi dengan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Selasa (17/12/2024). (SuarIndonesia/ HM)

audensi dengan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Selasa (17/12/2024). (SuarIndonesia/ HM)

SuarIndonesia – Warga Kalsel menyatakan menolak keras rencana pemerintah pusat untuk menerapkan Opsen 66 persen di Kalsel, yang direncanakan mulai diterapkan pada tanggal 5 Januari 2025 mendatang.

Adanya penolakan terhadap kebijakan pemerintah pusat itu disampaikan elemen masyarakat Banua yang tergabung dalam Forum Kota (Forkot) Banjarmasin bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya

Itu saat melaksanakan audensi dengan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel di Ruang Rapat HM Ismail Abdullah Gedung B Lantai 4, DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat 18, Banjarmasin, Selasa (17/12/2024).

Ketua Forum Kota (Forkot) Banjarmasin, Syarifuddin Nisfuady tegas menyatakan sikap bahwa pihaknya menolak rencana kenaikan Opsen 66 persen tersebut serta mengkritisi SKPD terkait dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah pusat itu yang memberatkan masyarakat.

Syarifudin Nisfuady atau yang karib dipanggil Kai ini meminta rencana penerapan Opsen 66 persen itu pada tanggal 5 Januari 2025 mendatang agar tidak diberlakukan bahkan berharap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat itu lebih baik ditinjau kembali.

“Kita menyarankan ke pemerintah pusat jangan memaksakan kenaikan pajak kendaraan bermotor diatas 30 persen, mari kita hitung kembalilah angka yang real berapa,” inginnya

Diingatkannya jangan dipaksakan kenaikan PKB itu apalagi rencana kenaikannya 30 persen ke atas.

“Kalau dipaksakan 30 persen ke atas, kita meyakini masyarakat akan semakin susah, wibawa pemerintah akan turun.

Pada akhirnya Presiden Prabowo yang akan dihujat, kasian beliau,” ujarnya.

Untuk diketahui, Opsen adalah pungutan tambahan pajak menurut persentase tertentu, yang dipungut secara bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

Sementara itu, Ketua Komisi II H. Muhammad Yani Helmi menyatakan dari awal pihaknya sudah mengira bahwa kenaikan opsen 66 persen ataupun 33 persen dirasakan akan sangat memberatkan masyarakat.

“Artinya kenaikan pajak ini sangat tinggi sekali. Nah ini yang kita perjuangkan kepada pemerintah bahwa ini harus dievaluasi ulang lagi, walaupun belum dijalankan tapi saya minta ini dievaluasi dulu,” Ujarnya

Dirinya berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat Kalsel yang saat ini masih sulit.

Selanjutnya, Komisi II juga berencana untuk menggelar rapat melibatkan Komisi I, III, dan IV guna membahas permasalahan opsen ini.

“Kita ini bagian dari DPRD di Komisi II dari rapat ini nanti akan dilebarkan ke Komisi I, III, IV, hal ini kekuatan yang luar biasa, bahkan tadi ada yang minta hak interpelasi, ini bisa saja terjadi tapi kita tidak inginlah.

Kalau memang ada sekat-sekat komunikasi yang memang bisa kita bangun kenapa tidak,” ujar Paman Yani. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air
KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki
TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
EVALUASI TOTAL Keselamatan Pelayaran, Begini Penegasan Ketua DPRD Kalsel
PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring
25 MEREK Beras Fortifikasi tidak Sesuai Standar Dihentikan Produksi dan Ditarik

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:31

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air

Rabu, 16 September 2026 - 21:58

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah

Rabu, 16 September 2026 - 21:53

KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Rabu, 16 September 2026 - 21:47

TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026

Rabu, 16 September 2026 - 21:36

DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Rabu, 16 September 2026 - 18:05

TERIDENTIFIKASI Enam Korban Meninggal Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca