WAPADA Campak Kembali Merebak, Kalsel Langkah Antisipasi Tingkatkan Pencegahan

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 01:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi terkenacampak

ilustrasi terkenacampak

SuarIndonesia – waspada -enyakit campak yang sangat mematikan mulai muncul lagi, utamanya di sebagian wilayah. Meski demikian patut disyukuri campak belum ditemukan di Kalsel.

Berdasarkan hasil laporan dan suspect, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel belum menentukan adanya campak.

Sebagai langkah antisipasi ditingkatkan pencegahan. Terutama melalui surveilens di lapangan. Langkah lainnya dengan menggalakan vaksin campak.

Vaksin merupakan cara yang sangat efektif mengantisipasi dan mencegah tertular campak.

Kepala Dinkes Kalsel, dr Diauddin, menyebut hingga saat ini belum ada laporan luar biasa terkait penyakit campak di Banua.

“Di Kalsel belum ada laporan kejadian luar biasa campak. Namun kami tetap melakukan langkah-langkah pengendalian agar masyarakat terlindungi,” ujarnya.

Menurut Diauddin imunisasi menjadi kunci pencegahan penyakit campak terhadap anak. Diauddin berkata, penyakit campak sejatinya bisa dicegah dengan imunisasi.

Vaksin campak dinilai efektif melindungi anak-anak dari risiko penularan maupun komplikasi penyakit ini.

“Kami berharap, dengan adanya kejadian di luar daerah, masyarakat Kalsel semakin sadar dan antusias untuk memberikan imunisasi campak kepada anak-anaknya. Jangan sampai ada lagi penolakan terhadap imunisasi,” jelasnya.

Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

Ia menegaskan jika imunisasi campak sudah terjamin aman dan halal, sehingga tidak perlu ada keraguan di masyarakat.

“Jangan termakan informasi yang tidak benar. Vaksinasi campak aman, halal, dan sangat penting untuk melindungi kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.

Adapun langkah yang telah diambil Dinkes Kalsel dalam penyebaran vaksinasi campak.

Seperti penguatan surveilans agar pelaporan kasus campak lebih tepat waktu dan lengkap.

Kemudian, sweeping imunisasi di daerah dengan cakupan imunisasi rendah.

Lalu nonitoring bulanan cakupan imunisasi campak di seluruh kabupaten dan kota.

Selanjutnya, advokasi regulasi melalui instruksi gubernur untuk memperkuat dukungan masyarakat terhadap program imunisasi. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla
KALSEL Diprediksi Masuk Puncak Kemarau September 2026
ZIARAH Dirangkai Peringatan Maulid Dilaksanakan Jajaran Kejati Kalsel
DIJAGA KETAT Dishut Kalsel dan Lanal Banjarmasin Hutan Lindung Liang Anggang
GUBERNUR KALSEL Dicek Langsung Ketersediaan dan Suplai Air untuk Perendaman Hutan Lindung
PENDERITA ISPA Kalsel Capai 3.990 Orang
KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan
AKSI Ratusan Karyawan PT BBP Tabalong Tuntut Uang Senilai 47 Miliar Lebih

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:51

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 22:17

ZIARAH Dirangkai Peringatan Maulid Dilaksanakan Jajaran Kejati Kalsel

Selasa, 1 September 2026 - 21:45

DIJAGA KETAT Dishut Kalsel dan Lanal Banjarmasin Hutan Lindung Liang Anggang

Selasa, 1 September 2026 - 21:41

GUBERNUR KALSEL Dicek Langsung Ketersediaan dan Suplai Air untuk Perendaman Hutan Lindung

Selasa, 1 September 2026 - 19:54

PENDERITA ISPA Kalsel Capai 3.990 Orang

Selasa, 1 September 2026 - 19:48

DAMPAK Karhutla tak Hanya Hutan, Juga Kesehatan dan Ekonomi

Selasa, 1 September 2026 - 18:00

DISETUJUI Komisi III DPR RI Tambahan Anggaran Kejagung 22,1 Triliun Disertai Sejumlah Catatan

Selasa, 1 September 2026 - 16:58

KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan

Berita Terbaru

Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan tinjau karhutla di Palangka Raya. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Hukum

KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus

Selasa, 1 Sep 2026 - 23:09

Foto Ilustrasi helikopter water bombing. (Foto: x.com/@ModJapan_en)

Kalteng

HELIKOPTER Water Bombing Sulit Beroperasi Padamkan Api

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca