WAKET KOMISI III Pangeran Khairul Saleh Minta Kejagung Transparan Usut Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan

- Penulis

Selasa, 26 Januari 2021 - 01:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

 

SuarIndonesia – Wakil Ketua (Waket) Komisi III DPR-RI, Pangeran Khairul Saleh, meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) transparan dalam memeriksa dan menyidik dugaan korupsi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut bertujuan agar penanganan hukum di Gedung Bundar Kejagung tidak menimbulkan polemik mengingat banyaknya dana masyarakat yang terancam.

“Saya berharap dan berpendapat agar pemeriksaan dan penyidikan ini haruslah dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga tidak menimbulkan polemik nantinya,” kata Khairul kepada SuarIndonesia.com Senin (25/01/2021).

Pekan lalu, dilansir dari law-justice.co, jaksa penyidik di Kejaksaan Agung telah menggeledah kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta Selatan dan menyita sejumlah data dan dokumen.

Kejagung pun meningkatkan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan dan telah memeriksa 17 orang saksi.
Dari total tersebut, dua di antaranya adalah seorang direktur, yakni Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan inisial MKS dan Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan inisial EA. Hingga kini, Kejagung belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus tersebut.

Pangeran menilai, kasus yang mendera BPJS Ketenagakerjaan ini polanya mirip dengan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

Legislator asal Kalsel ini juga menyatakan mendukung langkah penyidikan yang dilakukan Kejagung untuk menemukan fakta dan alat bukti.

Baca Juga :   BAHLIL Rampingkan Pengurus Jumlah Partai Golkar Periode 2024-2029

Namun, mantan Bupati Banjar dua periode ini mengharapkan masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Mari kita menghormati upaya hukum di mana Kejaksaan saat ini sedang melaksanakan proses penyidikan dengan memanggil beberapa pejabat BPJS ketenagakerjaan maupun staf yang terkait dengan masalah tersebut dalam rangka mendalami kasus tersebut serta mencari fakta dan alat bukti tentang dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh BPJS ketenagakerjaan,” beber Pangeran.

Politisi PAN ini menekankan agar masalah tersebut tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Pasalnya hal itu bakal mempengaruhi pembangunan ekonomi nasional yang sedang digiatkan pemerintah.

Pangeran juga mengajak instansi terkait menunggu pemeriksaan oleh BPK terhadap kasus tersebut. “Sesuai dengan aturan, maka perhitungan ada tidaknya dan besarnya kerugian negara, ditentukan dari pemeriksaan oleh BPK,” tutup Pangeran.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!
POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak
KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca