Suarindonesia – Jajaran Polsekta Banjarmasin Selatan, mengamankan sejumlah siswa pada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Banjarmasin.
Mereka diduga hendak tawuran di kawasan Jalan Lingkar Basirih Dalam Banjarmasin Selatan, Jum’at (22/3).
Mereka yang masih menggunakan seragam sekolah ini ada sekitar 17 orang terpaksa digiring ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan.
Tentunya, untuk menghindari hal tak diinginkan, dan segera melakukan pemanggilan pihak guru serta para orang tuanya.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol H Najamuddin Bustari, saat dikonfirmasi perihal kejadian ini membenarkan bahwa anggotanya telah mengamankan para siswa.
Ditambahkan Kompol H Najamuddin Bustari, sebelum dibawa ke Mapolsekta, mereka terlebih dulu diamankan oleh warga sekitar.
Namun, dari pengakuan dan alasan para siswa mereka tidak melakukan tawuran, hanya menunggu teman satu sekolahnya.
Akan tetapi teman-teman mereka ini terlebih dulu dibubarkan warga sekitar, hanya saja tertinggal mereka yang dibawa ke Mampolsek.
Selain itu juga mereka yang diamankan akan diberikan sanksi gurunya di hadapan orang tuanya.
Iyu, supaya para siswa jera yang telah dia perbuat apalagi sangat memalukan orang tua serta pihak sekolah.
Dari keterangan salah satu guru tak mau menyebutkan namanyai, pihkanya melakukan pemanggilan orang tua siswa tersebut agar mengetahui kelakuan atau tingkah laku anaknya serta tak mengulangi perbuatannyai.
Pihak sekolah mempunyai sistem namanya buku point, lalu point tersebut diberisekolahan sebanyak 200 point.
“Kalau siswa tersebut melanggar peraturan sebanyak 200 point atau lebih terpaksa kita kembalikan kepada orang tuanya untuk mendidik dan langsung mengeluarkan surat pindah sekolah,” ujar guri itu (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















