WABAH Global Cacar Monyet, Menkes Siapkan Vaksin

- Penulis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 01:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kemenkes menyiapkan vaksinasi untuk mengantisipasi wabah cacar monyet atau Mpox yang telah ditetapkan WHO sebagai darurat kesehatan global. (Foto: Getty Images/Hollie Adams)

Kemenkes menyiapkan vaksinasi untuk mengantisipasi wabah cacar monyet atau Mpox yang telah ditetapkan WHO sebagai darurat kesehatan global. (Foto: Getty Images/Hollie Adams)

SuarIndonesia — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan vaksin untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Mpox alias cacar monyet di Indonesia.

Antisipasi ini merespons langkah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan keadaan darurat kesehatan global atas wabah Mpox di Afrika.

Status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) yang ditetapkan WHO atas wabah Mpox ini adalah peringatan tertinggi tentang bahaya penyebaran penyakit.

“Kita sekarang lagi mempersiapkan vaksin. Kita beruntung ya karena masih ada vaksin cacar dulu, inget enggak? Saya enggak tahu sampai tahun berapa, saya sendiri masih di vaksin cacar. Itu memberikan imunitas yang cukup baik,” kata Budi di Istana Wapres, kutip CNNIndonesia, Kamis (15/8/2024).

Budi menyebut Indonesia terbilang beruntung lantaran masih memiliki vaksin cacar. Hal ini berbeda dengan negara-negara di Eropa yang sudah tak lagi memiliki vaksin tersebut.

“Itu memberikan imunitas yang cukup baik. Kalau di Eropa itu kan sudah enggak diberikan kan sehingga mereka tidak memiliki imunitas itu. Sehingga kita masih memiliki imunitas,” ucap dia.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Ajak Buruh dan Ojek Online, Ratusan Perwakilan Komitmen Menjaga Situasi Kondusif

Budi menuturkan saat ini pihaknya tengah mengkaji apakah akan melakukan vaksinasi terhadap orang-orang yang belum divaksin guna mengantisipasi penyebaran wabah cacar monyet.

“Nah, sekarang kita lagi kaji apakah perlu diberikan lagi imunisasi itu, vaksinasi itu kepada golongan-golongan yang belum di vaksin,” ujarnya.

Status darurat kesehatan global diumumkan WHO pada Rabu (14/8), setelah mengadakan pertemuan dengan para ahli untuk mempelajari wabah tersebut. Hasil pertemuan itu menjadi rekomendasi kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Hari ini, komite darurat bertemu dan memberi tahu saya bahwa menurut pandangannya situasi tersebut merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Saya telah menerima saran itu,” kata Tedros dalam konferensi pers, dikutip CNNIndonesia dari AFP. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca