USAI Serangan Gereja-Sinagog, Dagestan Rusia ‘Larang’ Niqab!

- Penulis

Jumat, 5 Juli 2024 - 04:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto diambil dari video yang dirilis oleh The Telegram Channel kepala Republik Dagestan Rusia pada 24 Juni 2024, pemandangan sinagoga Kele-Numaz di Derbent yang rusak pasca operasi kontra-teroris di republik Dagestan, Rusia. Inset: Ilustrasi -- Seorang wanita mengenakan niqab [AP Photo/Marcello Casal Jr/ABr.]

Foto diambil dari video yang dirilis oleh The Telegram Channel kepala Republik Dagestan Rusia pada 24 Juni 2024, pemandangan sinagoga Kele-Numaz di Derbent yang rusak pasca operasi kontra-teroris di republik Dagestan, Rusia. Inset: Ilustrasi -- Seorang wanita mengenakan niqab [AP Photo/Marcello Casal Jr/ABr.]

SuarIndonesia — Wilayah mayoritas Muslim di selatan Rusia, Dagestan, melarang sementara penggunaan niqab dengan alasan keamanan, usai insiden serangan terhadap gereja dan sinagog.

“[Kerudung ini yang menutupi seluruh wajah perempuan kecuali mata] dilarang sementara hingga ancaman yang ada dihilangkan,” demikian rilis badan keagamaan tertinggi Dagestan, dikutip CNNIndonesia dari AFP, Rabu (3/7/2024).

Keputusan Dagestan muncul usai orang-orang bersenjata secara bersamaan menyerang dua gereja, dua sinagog, dan pos pemeriksaan polisi di dua kota. Imbas serangan ini 22 orang tewas.

Hingga kini hanya sedikit rincian soal identitas dan motivasi para penyerang di Dagestan. Kelompok milisi dari wilayah ini disebut melakukan perjalanan untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.

Serangan-serangan tersebut juga terjadi tiga bulan setelah anggota ISIS menembak secara membabi-buta orang-orang di konser Moskow. Serangan tersebut menyebabkan lebih dari 140 orang tewas.

Banyak pihak menyebut insiden di konser Moskow menjadi serangan teror paling mematikan di Rusia selama hampir dua dekade.

Berbagai serangan di Dagestan mengingatkan soal kekerasan pemberontak yang melanda Kaukasus Utara selama 1990-an dan 2000-an. Namun, Kremlin menepis kekhawatiran ini.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Rusia menganeksasi Dagestan dari Iran pada 1813. Kemudian pada 1921, setelah perang Rusia , wilayah tersebut menjadi otonom.

Lalu setelah Uni Soviet runtuh, Dagestan menjadi wilayah yang tak stabil dengan berbagai faktor. Beberapa di antaranya konflik kelompok etnis di republik tersebut, kejahatan yang mengakar, hingga ISIS yang berkembang.

Selama akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, geng kriminal dan militan Islam juga kerap melakukan serangan kekerasan terhadap tokoh politik, polisi, pasukan khusus Rusia, dan, terkadang pemimpin agama. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:19

EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27

PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

TIM gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melakukan pendinginan di lahan bekas terbakar yang berada di dekat permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: Antara/M Hafif Nikolas)

Nasional

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Jumat, 16 Okt 2026 - 00:56

Ira, orang utan yang diselamatkan dari area area karhutla di Kotim, Rabu malam (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Kalteng

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:10


Hujan mengguyur Kumai, Kotawawingin Barat. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KUMAI Diguyur Hujan

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:53

Karhutla di Sampit. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca