UPAYAKAN REAKTIVASI 11 Juta PBI BPJS yang Dinonaktifkan, DPRD Kalsel MInta Pendataan Ulang Akurat-Menyeluruh

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​SuarIndonesia – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah memperjuangkan pengaktifan kembali (reaktivasi) kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS yang dibekukan pemerintah pusat.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya warga kurang mampu yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

​Masalah ini dipicu oleh Permensos Nomor 3/HUK/2026 yang diterbitkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada 19 Januari 2026. Kebijakan tersebut menonaktifkan 11 juta peserta PBI secara nasional guna pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN). Peserta yang dinonaktifkan dinilai telah naik kelas dari kriteria penerima (Desil 1-5).

​Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Nor Fajri, menyatakan pihaknya melakukan kunjungan komparasi ke DPRD DKI Jakarta pada Jumat (13/2/2026) untuk mempelajari strategi pemulihan data kepesertaan tersebut.

​”Kami belajar tentang reaktivasi PBI BPJS yang dibekukan pemerintah. Banyak masukan dari DPRD DKI yang diharapkan bisa diimplementasikan di Kalsel agar pengobatan warga tidak terhambat,” ujar Nor Fajri.

Baca Juga :   MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

​Nor Fajri juga menekankan agar Dinas Sosial Pemprov Kalsel segera melakukan pendataan ulang yang akurat dan menyeluruh.

“proses pemutakhiran data benar-benar menyasar masyarakat kategori Desil 1 hingga 5 yang selama ini masih tercecer,” harap Politisi Gerindra.

​Selanjutnya, DPRD Kalsel akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk mempercepat proses reaktivasi kepesertaan agar layanan kesehatan masyarakat miskin kembali normal. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca