UPAYAKAN Dua Cagar Budaya Naik Status

- Penulis

Selasa, 13 Mei 2025 - 23:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima Ekawardhana, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: ANTARA/Devita Maulina)

Bima Ekawardhana, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: ANTARA/Devita Maulina)

SuarIndonesia — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengupayakan dua cagar budaya kabupaten bisa naik status menjadi cagar budaya provinsi bahkan nasional.

“Saat ini bupati sudah menetapkan sejumlah cagar budaya di antaranya Huma Betang Tumbang Gagu dan Rumah Tua Kai Jungkir. Kedua cagar budaya itu saat ini sedang kami usulkan agar bisa menjadi cagar budaya provinsi dan selanjutnya cagar budaya nasional,” kata Kepala Disbudpar Kotim Bima Ekawardhana di Sampit, Selasa (13/5/2025).

Bima menjelaskan naiknya status cagar budaya memiliki banyak manfaat, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Salah satu manfaat utama adalah peningkatan perlindungan hukum dan akses terhadap anggaran untuk pelestarian dan pemugaran.

Dengan dukungan anggaran yang memadai maka pelestarian maupun pemugaran cagar budaya itu bisa lebih optimal. Selain itu, cagar budaya yang naik status menjadi lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat, yang dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi lokal.

“Keuntungannya sudah pasti cagar budaya itu akan mendapat lebih banyak perhatian dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, salah satunya dalam bentuk anggaran pemeliharaan atau pengelolaan, sehingga pengelolaannya bisa lebih intensif,” tutur Bima dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Sementara saat ini, menurutnya tingkat kunjungan wisatawan terhadap dua cagar budaya tersebut masih rendah. Terutama Rumah Tua Kai Jungkir yang bagi masyarakat lokal terkesan biasa-biasa saja, sekadar rumah zaman dulu.

Baca Juga :   SAAT Berwudhu Diserang Buaya

Namun, ia yakin kesan itu berubah jika cagar budaya lokal tersebut ditetapkan sebagai cagar budaya nasional, apalagi dengan pengelolaan secara khusus dan eksklusif bisa menarik minat wisatawan dari daerah lainnya bahkan mancanegara.

Bima melanjutkan pemeliharaan suatu cagar budaya tidak bisa sembarangan. Bahkan, ketika melakukan renovasi harus sesuai dengan kondisi awal, tidak boleh diubah karena bisa mengubah nilai sejarah dari cagar budaya tersebut.

Selama ini, dalam pemeliharaan cagar budaya pihaknya berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Tengah. Namun, karena keterbatasan anggaran pemeliharaan belum bisa optimal, maka dari itu naiknya status ini sangat diharapkan.

“Kondisi saat ini perlu direnovasi karena bangunannya sudah tua dan lapuk, sebagian ada yang sudah roboh. Untuk Betang Tumbang Gagu perlu renovasi sekitar 20 persen, sedangkan Rumah Tua Kai Jungkir sekitar 40 persen,” katanya menambahkan.(*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA
PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin
SUNGAI KAPUAS MURUNG: Pria Diduga Tenggelam Ditemukan Mengapung
GUBERNUR AGUSTIAR: DAD Agar Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca