UNIVERSITAS Negeri Surabaya Hapus Kewajiban Skripsi Selama Pandemi Covid-19

- Penulis

Minggu, 5 April 2020 - 08:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mahasiswa (StartupStockPhotos/Pixabay)

SuarIndonesia – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menghapus kewajiban skripsi dan diganti dengan artikel ilmiah bagi mahasiswa tingkat akhir yang akan lulus. Keringanan itu berlaku selama pandemi virus corona (Covid-19).

Dikutip dari CNNIndonesia, Rektor Unesa Nurhasan mengatakan kebijakan itu dikeluarkan karena banyak mahasiswa yang mengeluh. Mereka kesulitan turun ke lapangan untuk melakukan penelitian di tengah pandemi virus corona.

“Tujuannya adalah memberikan kemudahan pada mahasiswa di masa menyebarnya Covid-19 yang luar biasa ini, karena banyak sekali mahasiswa itu yang mengalami persoalan ketika mau turun lapangan, mau cari data, menyusun instrumen, menyebar instrumen dan sebagainya,” kata Nurhasan saat dihubungi, Sabtu (4/4).

Pihak kampus, kata Nurhasan, tak mau memberikan beban yang terlalu berat bagi mahasiswa. Menurutnya, jika skripsi tetap diwajibkan, psikis mahasiswa bisa tertekan dan akan berdampak buruk pada kesehatan dan imunnya.

“Bagaimana supaya tidak membani mahasiswa, bagaimana kalau mahasiswa itu terbebani, maka akan terjadi stres, jika terjadi stres maka akan mengganggu imunnya,” katanya.

Artikel ilmiah pengganti skripsi juga tidak akan sulit. Mahasiswa diberikan kemudahan untuk menyelesaikannya.

Mahasiswa hanya perlu melakukan kajian pustaka sesuai kompetensi yang, tanpa perlu turun lapangan. Tergolong sederhana.

Penilaian artikel ilmiah langsung dilakukan oleh dosen pembimbing mahasiswa yang bersangkutan. Dengan demikian, mahasiswa tak perlu melewati tahapan sidang, seperti laiknya penilaian skripsi.

“Artinya enggak perlu banyak-banyak, enggak perlu turun lapangan, kajian perpustakaan saja, sesuai dengan kompetensi dan minatnya, kemudian diserahkan kepada pembimbingnya,” kata Nurhasan.

Baca Juga :   BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

“Kan mereka sudah punya pembimbing, diserahkan nanti langsung dinilai, enggak perlu diuji,” tambahnya.

Jika sudah ada mahasiswa sudah terlanjur merampungkan skripsi dan hanya tinggal melakukan tahapan sidang, bisa dilanjutkan secara dalam jaringan (daring) atau via internet. Pihak kampus akan memfasilitasi.

“Kalau mereka yang sudah selesai menyusun proposal, menyusun data sudah ada monggo langsung juga boleh, enggak ada masalah, nanti sidang bisa daring,” katanya.

Kebijakan tersebut hanya berlaku di tengah pandemi Covid-19. Jika wabah telah mereda, maka skema sayarat kelulusan mahasiswa akan kembali pada mekanisme skripsi.

Nurhasan mengatakan hal itu telah dibahas dalam rapat pimpinan dan dewan senat Unesa. Dari rapat disepakati bahwa skripsi ditiadakan dan diganti dengan artikel ilmiah.

“Melalui rapim bersama dan dewan senat, kita diskusi itu lama untuk menentukan agar membantu mahasiswa terkait persoalan perkuliahan daring, kemudian terakhir menginjak pada persoalan skripsi,” kata dia.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng
SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom
26 ANGGOTA Wantimpres Dilantik Presiden Prabowo
PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong
PROYEK Peningkatan Air Baku Bandarmasih Ratusan Miliar Kembali Diperiksa Kortas Tipikor Mabes Polri
JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri
KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Pegawai Adaro Andalan Indonesia dan Dua Pegawai Pajak
RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:19

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:04

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:58

BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:28

HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32

PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11

DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terbaru

Petugas memasang garis polisi di lokasi penangkapan dia terduga teroris di Desa Tomoli Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (2/10/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Hukum

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:25

Dr Iwan Aflanie terpilih sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026–2030 memberikan keterangan ke media, Jumat (2/10/2026). (Foto: Antara)

Kalsel

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca