UMKM Banjarbaru Belum Maksimal, Vivi Jubedi Siapkan Program Khusus

UMKM Banjarbaru Belum Maksimal, Vivi Jubedi Siapkan Program Khusus

SuarIndonesia – Istri calon Wali Kota Banjarbaru, HM. Aditya Mufti Ariffin, ini berjanji sudah menyiapkan program pengembangan UMKM Banjarbaru. Janji wanita berdarah Irak-Yaman, ini bukan isapan jempol semata.

Pasalnya pada 2018 silam ia pernah membawa hasil kreatifitas UMKM Banjarbaru ke tingkat internasional, tepatnya di New York Fashion Week. Baginya, penguatan dan pengembangan UMKM harus menjadi prioritas para calon yang akan menduduki kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru.

“Di sini saya ingin menyampaikan sedikit visi dan misi program yang diusung paslon nomor 2, Aditya – Wartono.

Saya sebagai istri Aditya, mendukung program yang diusung paslon nomor 2 yang berfokus pada persoalan UMKM di Banjarbaru yang belum sepenuhnya berkembang,’’ kata, di sela kegiatan seminar “Creativepreneurtalk”, bertempat di Posko Pemenangan pasangan Aditya-Wartono.

Menurutnya potensi UMKM Banjarbaru sangat besar, namun kenyataannya sampai saat ini belum berkembang secara maksimal. Ia menyebut belum beredar luas sampai ke tingkat nasional.

Founder dan Head Director Industri Kreatif Syariah Indonesia, ini menilai saat ini masih banyak produk UMKM di Banjarbaru yang belum digarap sehingga belum massimal di luar daerah.

“Insyaallah ke depan yang saya pikirkan adalah bagaimana menciptakan sebuah program secara holistik untuk UMKM Banjarbaru,’’ harapnya.

Vivi juga menyoroti belum adanya wadah untuk mengembangkan UMKM di Banjarbaru secara holistik.

Apa yang dimaksudnya adalah wadah untuk mengembangkan UMKM dari dasar sampai pada tahap atas.

Apalagi, menurutnya produk UMKM di Banjarbaru, khususnya fashion dan food, sangat berpotensi untuk dipasarkan ke luar daerah.

“Jadi, memang UMKM di Banjarbaru hingga saat ini masih produk lokal. Benar-benar hanya lokal people.

Nah, program yang saya pikirkan yang sifatnya masih rahasia dan krusial, Insyaallah ke depan bisa memasarkan produk ke keluar daerah. Potensi itu ada, tinggal dikelola aja,” lugasnya.(RW)

 146 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: