TRAGIS Sebelum Gantung Diri di Pos Jaga Malam Sempat Video Call, Inilah Diinginkan Korban

- Penulis

Jumat, 17 Mei 2019 - 21:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Tragis, sebelum menggantungkan diri, Muhdi (25), sempat Video Call dengan salah stau cdweknya dan ia juga sempat pinjam uang kesekian kalinya kdepada bendahara RT.

Duh, setelah itu, Muhdi ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa  di Jalan HKSN, tepatnya dalam pos jaga malam Banjarmasin Utara, Jum’at pagi (17/5)

Korban diketahui seorang pejaga malam beralamat Jalan Swadaya Tani RT 10 Banjarmasin Utara, ditemukan dalam keadan tergantung menggunakan tali rapia yang diikat di bagian leher korban.

Dimana pertama kali menemukan korban adalah temannya bernama Nurani (39), waga Jalan Alalak Selatan RT 06 Banjarmasin Utara.

Disebut, sebelum menemukan itu, korban sempat video call dan sempat mengeluarkan kata-kata bawa dirinya ingin bunuh diri.

Dalam video call itu pula, memperlihatkan tali yang akan digunakan korban gantung diri.

Mendengarkan ucapan tersebut, Nurani langsung mendatangi korban ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan terkejut melihat temannya sudah tergantung.

Baca Juga :   PASCA KEBAKARAN Sekolah MTs, Proses Belajar-Mengajar Bertenda di Halaman dan Ini Upaya Kemenag HSU

Setelah itu Nurani meminta bantuan kepada warga agar tubuh korban  diturunkan dan kemudian dibaringkan.

Namun,  korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tak lama kemudian sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Utara, langsung ada  di TKP.

Selanjutnya disusul anggota Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, para relawan gabungan Emergency maupun Rescue.

Setelah melakukan Olah TKP, korban langsung dibawa ke Kamar Jenazah  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ULin Banjarmasin, untuk dilakukan visum.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Ukkas M KItta, saat dikonfirmasi mengatakan, kematian korban murni akibat  bunuh diri, karena tak ada ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan saat dilakukan visum luar. (DO)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca