TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 23:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kapal tongkang pengangkut minyak terbakar di kawasan sungai Mentaya, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Benar, ditangani Ditpolairud Polda Kalteng. Kini masih dalam proses penyelidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Budi Rachmat, Senin (30/3/2026).

Ia sebut, kejadian ssjak kejadian Sabtu (28/3/2026) malam,  Polda Kalteng  memeriksa sejumlah saksi.

Kapal diduga terbakar usai tersambar petir. Peristiwa kebakaran terjadi pada sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut saksi, awalnya terdengar suara ledakan keras di kawasan tersebut. Dalam insiden, pengawas suplai BBM berinisial HK mengalami luka bakar. Kemudian ada dua korban lain berinisial IF (ABK TB Batara 7) dan MD (Nakhoda Kalindo 1).

Salah satunya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tubuh hangus. Saat ini masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

“Dalam kapal yang terbakar ditemukan satu jenazah dalam kondisi gosong. Diperkirakan salah satu korban yang belum ditemukan,” jelasnya.

Dugaan sementara, kata Budi,  kapal terbakar karena sambaran petir. Ketika kejadian, diketahui aktivitas suplai BBM sedang berlangsung di tengah kondisi hujan.

“Dugaan sementara, pada saat Kapal LCT Perigi Raya menyuplai BBM ke TB Kalindo 1 (kapal asis yang berada di dok), saat itu cuacanya sedang hujan. Tiba-tiba tersambar petir yang mengakibatkan ledakan dan kebakaran,” ungkap Budi.

Baca Juga :   KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Ketika LCT Perigi Raya terbakar, masih terdapat muatan BBM sebanyak 30 kilo liter (KL). Kebakaran tersebut kemudian merembet ke kapal lainnya yang juga berada dalam tongkang.

“Mulanya kebakaran terjadi di Kapal LCT Perigi Raya dengan sisa muatan sebanyak 30 kilo liter (KL), kemudian api merambat ke kapal TB BATARA 7,” pungkasnya dikutip detik.com,

Untuk diketahui, proses pemadaman memakan waktu hingga 3 jam. Upaya pemadaman dan evakuasi dilakukan bersama Polres Kotim, Damkar Kotim, dan BPBD Kotim beserta instansi terkait lainnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca