Suarindonesia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan meluncurkan pusat informasi dan komunikasi publik berupa Media Center, Senin (24/6). Salah satu pembentukan Media Center ini bertujuan agar media dan KPU dapat bersinergi menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
“Peluncuran Media Center diharapkan sekaligus sebagai akses keterbukaan informasi terhadap publik, terutama perihal tahapan Pilkada di 7 daerah yang tentunya membutukan kerjasama yang lebih baik lagi,’’ ucap Ketua Bawaslu Kalsel, Hj Erna Kasypiah kepada awak media, di sela-sela peluncuran Media Center, Senin (24/06/2019) sore.
Didampingi lengkap semua Komisioner Bawaslu dan dihadiri Ketua PWI Kalsel H Zainal Helmi, Erna mengatakan, peresmian Media Center merupakan simbol tentang pentingnya peran media dalam mengikuti dan mengawasi tahapan Pilkada.

Karena, ada tujuh daerah yang menggelar Pilkada yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST), Balangan, Tanah Bumbu, Kotabaru dan Provinsi Kalsel sehingga jalinan kerjasama harus lebih sinergi .
“Saya mengucapkan terima kasih pada para wartawan yang sudah hadir mengikuti kegiatan launching media center Bawaslu Kalsel. Peresmian ini adalah simbol bahwa begitu pentingnya media dalam mengikuti dan juga mengawasi tahapan Pilkada,” ujarnya.
Bawaslu dengan wartawan kata Erna memiliki pola kerja yang hampir sama, yakni menjaga keindependensian dalam pelaksanaan Pilkada. Peresmian media center ini merupakan yang pertama di Provinsi Kalsel dalam rangka pelaksanaa Pilkada serentak 2020.

“Bawaslu dan media punya peran penting dalam melaksanakan hajatan Pilkada 2020. Untuk itu Bawaslu memfasilitasi rekan-rekan media melalui Media Center untuk menunjang pelakasana Pilkada,” bebernya.
Melalui peresmian Media Center ini, Erna berharap dapat mempererat silaturahmi pola kerja sama dengan para awak media agar informasi tentang Pilkada Kalsel bisa tersebar dengan baik.
Kemudian para media juga bisa membahas dan mengawasi program-program kerja Bawaslu pada tahapan Pilkada Kalsel. “Ke depan, kami berharap ada banyak saran dan masukan dari wartawan terkait dengan Pemilu,” imbuhnya.
Meski ada Media Canter, tetapi Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan pada pelaksanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang antisipasi intervensi dari pihak mana pun.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















